Beranda Sidik Jari Autopsi Mayat PNS Lebong, Suami Korban Ditetapkan Tersangka

Autopsi Mayat PNS Lebong, Suami Korban Ditetapkan Tersangka

164
0
BERBAGI

LEBONG, WN – Pasca pembongkaran makam PNS wanita berinisial DF (30) oleh personil Polres Rejang Lebong (RL), di pemakaman umum Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur Kabupaten RL, Kamis (18/2/2021) pagi, Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur, S.IK melalui Kapolsek Lebong Utara, AKP L Naibaho,.SH mengungkapkan pembokaran makam tersebut bertujuan untuk melakukan autopsi.

”Dari laporan keluarga DF yang meninggal dunia pada Jumat (12/2/2021) lalu itu, dicurigai meninggal dunia bukan karena bunuh diri, melainkan dibunuh,” ungkap Kapolsek.

Dijelaskannya, dari informasi yang didapat, korban yang tinggal di Desa Nangai Tayau Kecamatan Amen Kabupaten Lebong ini sebelum dilaporkan meninggal dunia, terlibat pertengkaran dengan suaminya, kemudian suami korban meninggalkan rumah.

Selang hitungan jam, pada saat suami korban pulang didapati bahwa korban sudah tergantung dengan kain.

”Dari laporan yang kami terima , korban meninggal dunia bunuh diri. Berdasarkan oleh TKP dan penyelidikan, kami temukan kejanggalan” jelas Kapolsek LU.

Lanjut Kapolsek, mendapati kejanggalan tersebut, pihak Polsek LU kemudian berinisiatif untuk melakukan autopsi, dan setelah mendapat persetujuan pihak keluarga, makam korbanpun dibongkar.

Diketahui, saat melakukan pembongkaran makam korban, suami korban, YR alias Ib (33) juga dihadirkan di lokasi.

Untuk berjaga – jaga dari hal yang tak diinginkan, Polres Lebong mengerahkan Sebanyak 32 polisi ke lokasi.

Dari hasil otopsi yang dilakukan polisi tersebut, ditemukan bahwa di tubuh korban ditemukan bekas luka memar diduga akibat benturan benda tumpul.

Hal itu juga diketahui oleh keluarga korban saat memandikan mayatnya setelah proses autopsi.

Karena curiga korban meninggal bukan karena bunuh diri, keluarga korban akhirnya melapor ke polisi.

Polisi kemudian memeriksa suami korban. Namun hampir seminggu, suami korban masih bertahan bahwa istrinya meninggal dunia karena bunuh diri.Namun akhirnya setelah polisi memperlihatkan serangkaian bukti dan hasil penyelidikan, suami korban langsung mengakui bahwa dirinya telah membunuh korban.

”Modusnya ya suami korban menggantung korban dengan menggunakan kain seolah-olah korban melakukan tindakan bunuh diri.,” kata Kapolsek LU.

Sememtara itu, hingga berita ini diturunkan suami korban telah ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here