Beranda Daerah Bengkulu Beredar Isu Kepsek Diminta ‘Setor’ Uang Rp 15 Juta Agar Definitif, Plt....

Beredar Isu Kepsek Diminta ‘Setor’ Uang Rp 15 Juta Agar Definitif, Plt. Kadis Diknas : Itu Tidak Benar !!

238
0
BERBAGI
Kantor Dinas Pendidikan Kota Bengkulu

BENGKULU, WN – Beberapa waktu lalu sempat beredar isu bahwa para Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP se- Kota Bengkulu yang masih berstatus Plt dan Plh dikumpulkan dan diminta ‘setor’ uang sebesar Rp 15 juta agar bisa definitif oleh oknum pejabat di Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Bengkulu.

Hal ini langsung dibantah Plt Kepala Dinas (Kadis) Diknas Kota Bengkulu, Zainal Azmi, Rabu (18/8). Namun diakui Zainal, saat ini pihaknya memang sedang melakukan pendataan terhadap kepala-kepala sekolah yang masih berstatus Plt dan Plh.

“Mohon maaf (isu Kepsek dimintai uang) itu tidak benar. Kita baru mendata,” demikian ditegaskan Zainal. Ia pun mengaku sudah kembali menghubungi semua kepala sekolah (kepsek) yang sempat ia kumpulkan beberapa waktu yang lalu dan meminta maaf, serta menarik semua ucapannya ketika bertemu dengan Kepsek – Kepsek yang masih berstatus Plh dan Plt tersebut, termasuk perihal uang yang harus disetorkan para Kepsek untuk bisa definitif.

Zainal juga menjelaskan asal muasal pembicaraan uang setoran tersebut. Dimana menurutnya, uang setoran ini bukan atas inisiatif dia. “Kita kan ngobrol-ngobrol, karena kita memang sedang melakukan pendataan. Saya kaget juga, tiba-tiba mereka nanya kontribusi (untuk definitif) berapa ?,” jelas Zainal.

Nominal Rp 15 juta itu, sambung Zainal, keluar dari mulut para Kepsek sendiri. Padahal dia hanya minta Kepsek untuk mengumpulkan SK dan syarat administratif lainnya. “Tiba-tiba mereka nanya kontribusi. Biasanya sekian lho pak. Kebiasaannya segitu. Saya sempat bilang, kami sekedar mendata saja,” imbuhnya.

Dengan permintaan maaf itu, Zainal berharap, pembicaraan tersebut tidak diperpanjang lagi oleh para Kepsek. Selain itu, Kabid GTK ini juga sudah mengklarifikasi hal tersebut ke Sekda, Wawali, dan Walikota.

“Saya sudah hubungi semua Kepsek. Anggap saya ada selip omongan, saya minta maaf. Maksud saya tidak usah diperpanjang lagi oleh mereka karena bukan saya punya ide, mereka ngomong sendiri, tapi malah saya diperalat, dipelintir begitu,” jelasnya.

Sekedar informasi, sebelumnya dilansir dari kabarrafflesia.com, salah seorang Kepsek yang sempat hadir dalam pertemuan dengan Plt. Kadis Diknas tersebut mengaku bahwa mereka (para Kepsek berstatus Plh-Plt, red) memang dimintai sejumlah uang oleh pihak Diknas untuk menjadi definitif.

“Iya, saya dimintai uang Rp 15 juta untuk ngurus cakep sekalian definitif,” ujar salah satu Kepsek yang minta identitasnya dirahasiakan dengan alasan keamanan.

Ia pun mengaku keberatan dengan permintaan uang tersebut. Harapnya, untuk menjadi Kepsek, Diknas seharusnya melihat dari sisi kemampuan dan keahlian, bukan dengan setor uang. “Kalau memang seperti itu, lebih baik kami mundur,” pungkasnya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here