Beranda Daerah Bengkulu Diduga Ancam Potong Leher Wartawan, Oknum Kades di BU Dilaporkan ke Polisi

Diduga Ancam Potong Leher Wartawan, Oknum Kades di BU Dilaporkan ke Polisi

243
0
BERBAGI
Bukti laporan ke Mapolres BU

BENGKULU UTARA, WN – Lantaran tak terima pihak media menginvestigasi pekerjaan pembangunan Rabat Beton di desanya, oknum Kades Talang Renah berinisial ZI diduga melakukan pengancaman kepada dua wartawan media online, masing-masing Sukiman dari Tubarsnews.com dan Ujang Suratin dari Pakarnews.Id.

Dalam peristiwa yang terjadi di lokasi pekerjaan di Desa Talang Renah, kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Provinsi Bengkulu, Minggu (13/6/2021) sekitar pukul 10.00 WIB ini, ZI mengancam akan ‘memotong leher’ kedua wartawan tersebut bila proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) ini nantinya bermasalah jika diberitakan.

Dari bukti video berdurasi 10.50 detik, Kades Talang Renah mengancam dua orang wartawan online dengan kata-kata dalam bahasa daerah Rejang sebagai berikut ”Jano urusan udi mai yo, kalau kerjo yo bermasalah kagen udi tentok ku. Lak udi kundei media jano bae uku coa saben, jano urusan udi mai yo, jano udi lak belek jano udi lak nabeak, lebiak baik udi belek, golok ku ade,”.

Dan jika diartikan dalam bahasa Indonesia, “Apa urusan pihak media memantau proyek DD di desa saya, apa mau cari masalah, jangan main – main. Jika pekerjaan ini bermasalah leher kalian saya potong. Mau kalian dari media mana saja saya tidak takut, apa urusan kalian ke sini, apa kalian mau pulang, apa mau di bacok, lebih baik kalian pulang karena golok saya ada dan saya bawa,”.

Merasa terancam dan dinilai menghalang – halangi tugas jurnalis sesuai UU Pers No 40 Tahun 1999, maka pihak media dan wartawan yang diancam memilih melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres BU.

Dilansir dari Tubarnews.com, Kapolres BU AKBP Anton Setyo Hartanto, S.Ik, melalui kasat Reskrim Polres BU, mengatakan akan segera menindaklanjuti laporan pengaduan wartawan terhadap oknum kades yang diduga telah melakukan pengacaman atau menghambat – hambat tugas jurnalis tersebut.

“Terimakasih informasinya, Siap diterima, dimonitor dan di tindaklanjuti jika laporan para korban pengacaman sudah di Polres,” tutup kasat Reskrim polres BU, AKP Jery Antonius Nainggolan, S.IK.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here