Beranda Sidik Jari Diduga Ilegal, Polisi Amankan 19 Jukir Pasar Kepahiang

Diduga Ilegal, Polisi Amankan 19 Jukir Pasar Kepahiang

144
0
BERBAGI

KEPAHIANG, WN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepahiang menemukan adanya indikasi pungutan liar (Pungli) oleh oknum juru parkir (Jukir) di kawasan Pasar Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya para petugas parkir yang tidak dilengkapi dengan identitas resmi Jukir.

Jum’at sore (5/03/21) sekitar pukul 15.30 WIB, Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Williwanto Malau, S.IK bersama Kanit Pidum dan tim Elang Jupi melakukan penertiban dan mendapati 19 orang Jukir yang diduga ilegal.

“Semuanya kita amankan untuk dilakukan pembinaan, karena jika tidak resmi maka uang pakir yang ditarik itu tentunya ilegal dan melanggar hukum,” ungkap Kapolres Kepahiang, AKBP Suparman, S.IK, MAP melalui Kasat Reskrim, Iptu Williwanto Malau, S.IK, Sabtu (06/03/21) lalu saat diwawancarai awak media.

Kasat Reskrim menjelaskan, pihaknya menurunkan tim ke lapangan untuk mengecek kondisi pungutan biaya parkir kendaraan baik roda dua maupun roda empat di seputaran Pasar Kepahiang.

Karena mendapatkan laporan dari masyarakat jika adanya pungutan liar petugas parkir yang kerap tidak memberikan karcis setiap menarik biaya parkir kendaraan.

“Sebelumnya anggota mendapatkan informasi bahwa adanya Pungli yang dilakukan oleh tukang parkir kawasan Pasar Kepahiang. Anggota Sat Reskrim langsung melakukan pemeriksaan ke lapangan dan didapati banyak juru parkir tidak memiliki kartu pengenal serta tidak bisa menunjukan surat perintah tugas. Sehingga kita amankan untuk dilakukan pembinaan sebanyak 19 orang,” pungkasnya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here