Beranda Daerah Bengkulu Diduga Lakukan Penipuan, Oknum Anggota Dewan Seluma Dilaporkan ke Polda

Diduga Lakukan Penipuan, Oknum Anggota Dewan Seluma Dilaporkan ke Polda

174
0
BERBAGI
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Sudarno

SELUMA, WN – Salah seorang anggota DPRD Seluma, Herwansyah dilaporkan ke Polda Bengkulu, Selasa (3/8/2021) lalu terkait perkara dugaan penipuan.

Sang pelapor, Edwar Efendi warga Desa Talang Tinggi, Kecamatan Seluma Barat, Kabupaten Seluma mengaku tertipu Rp 90 juta dengan modus dijanjikan pekerjaan di salah satu perusahaan BUMN ternama.

“Hingga kini pekerjaan itu tak pernah ada, dan uang sudah diserahkan sejumlah tersebut,” jelas Edwar. Dijelaskan Edwar, dirinya dan Herwansyah sebelumnya telah melakukan pertemuan di kediaman Herwansyah di Kelurahan Napal, Kecamatan Seluma, Kabupaten Seluma.

Dalam pertemuan tersebut, Herwansyah menjanjikan sebuah pekerjaan untuk anaknya. Dalam pertemuan tersebut kata Edwar, dirinya memenuhi permintaan terlapor dan memberikan sejumlah uang yang diminta oleh Herwansyah.

“Uang itu diserahkan sebanyak tiga kali dengan cara ditransfer ke rekening terduga anak buah terlapor dengan total keseluruhan mencapai Rp 90 juta,” kata Edwar.

Setelah uang yang diminta terlapor diberikan lanjut Edwar, namun anaknya tak kunjung mendapatkan pekerjaan sebagaimana yang dijanjikan oleh terlapor. Merasa ada yang janggal, dirinya lantas menghubungi Herwansyah dan meminta kembali uang yang telah diberikan tersebut.

“Namun dia (Herwansyah,red) hanya bisa mengembalikan sebesar Rp 17 juta,” kesalnya. Merasa dirugikan dan menjadi korban penipuan, akhirnya korban memilih menyelesaikan perkara ini ke jalur hukum dengan membuat laporan resmi di Polda Bengkulu.

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Sudarno mengatakan siap memproses perkara ini sesuai hukum yang berlaku. “Setiap laporan yang masuk pasti kita proses. Kita proses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Sudarno.

Terlapor Membantah

Sementara itu, menanggapi ini Herwansyah membantah telah melakukan penipuan. Anggota DPRD Seluma dari Partai PPP ini berdalih bahwa laporan atau keterangan yang disampaikan ke Polda Bengkulu tersebut adalah tidak benar dan dirinya tidak pernah menerima uang seperti yang disebutkan tersebut.

“Tidak benar itu, saya tidak pernah meminta apalagi menerima uang tersebut,” kata Herwansyah kepada wartawan, Rabu pagi (4/8/2021).

Namun demikian, Herwansyah tidak menampik kalau dirinya pernah menawarkan peluang kerja kepada pelapor yang juga masih memiliki hubungan keluarga tersebut. Dirinya juga mengakui jika ikut mengantar ke LPK yang menawarkan pekerjaan tersebut di Jakarta.

“Saat itu pelapor ke rumah saya, minta tolong carikan kerjaan untuk anaknya. Lalu saya tawarkan pekerjaan, karena saya dapat brosur dari Jakarta. Pelapor ini tertarik,” terang Herwansyah.

Lanjutnya, karena pelapor ini tidak mengetahui lokasi LPK yang menawarkan pekerjaan ini, pelapor meminta untuk membantu mencari lokasi LPK tersebut. “Setelah ketemu saya tidak berurusan lagi, apalagi meminta uang,” kilahnya.

Terkait adanya transfer uang sejumlah Rp 90 juta ucap Herwansyah, dirinyapun membantah. Termasuk pernyataan pelapor kalau dirinya telah mengembalikan uang Rp 17 juta. “Tidak benar semua itu. Saya tidak pernah menerima uang apalagi mengembalikan uang Rp 17 juta itu,” tukasnya.

Ia pun mengaku siap mengikuti proses hukum atas laporan ke Polda Bengkulu tersebut. Dirinya akan menjelaskan kronologis sebenarnya kepada penyidik. “Karena ini telah dilaporkan, sebagai warga negara yang baik saya akan ikuti proses hukumnya. Saya akan jelaskan kronologis sebenarnya kepada penyidik nanti saat saya dipanggil,” pungkasnya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here