Beranda Daerah Bengkulu Diduga Melawan Petugas Saat Resepsi Dibubarkan, Status Kades Rindu Hati Naik ke...

Diduga Melawan Petugas Saat Resepsi Dibubarkan, Status Kades Rindu Hati Naik ke Penyidikan

296
0
BERBAGI

BENGKULU TENGAH, WN – Pengusutan kasus dugaan melawan petugas yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Rindu Hati, Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah (Benteng) Sultan Mukhlis, SH diketahui saat ini telah naik statusnya ke tahap penyidikan Sat Reskrim Polres Benteng.

Hal ini seperti disampaikan oleh Kapolres Benteng, AKBP Ary Baroto, S.IK, MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Iman Falucky, Kamis (04/03/21) lalu.

“Kasusnya sudah ke tahap penyidikan,” ujar Kasat Reskrim kepada awak media.

Iman menjelaskan, sampai sejauh ini pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi sebanyak 5 orang untuk dimintai keterangan yang terdiri pelapor, yaitu Kapala Satpol PP Benteng, Gunawan R, SE, MM, Kades Rindu Hati dan pemilik hajatan.

“Kami belum menetapkan Tersangka. Semua yang dipanggil masih saksi. Dalam waktu dekat kami akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu,” jelas Kasat Reskrim.

Dikatakan oleh Kasat Reskrim lagi, tindakan melawan petugas yang dilakukan oleh Kades tersebut bermula dari aksi pembubaran resepsi pernikahan yang dilakukan oleh Satpol PP Benteng tertanggal 17 Januari tahun 2021.

Pembubaran Resepsi yang dilakukan tersebut berdasarkan atas surat edaran (SE) Bupati Benteng nomor 360/066/STPC-19/2021 tentang peningkatan disiplin dan penindakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Saat itu, Kades Rindu Hati diduga melakukan perlawanan atau menolak pesta dibubarkan. Dalam laporan ke Polres Benteng, Kades dikenakan pasal 212 dan 216 yaitu tentang melawan petugas dengan ancaman kurungan 4 bulan dan denda Rp 100 juta.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here