Beranda Daerah Bengkulu Diduga Salah Seorang Perangkat Desa Bandung Ayu Langgar Permendagri 67

Diduga Salah Seorang Perangkat Desa Bandung Ayu Langgar Permendagri 67

70
0
BERBAGI

BENGKULU SELATAN, WN – sesuai permendagri nomor 67 tahun 2017 ayat 2 dengan tegas menyatakan, bahwa Kepala Desa melakukan pengangkatan perangkat Desa dari Warga Desa itu sendiri. Namun hal ini nampaknya tidak diindahkan oleh segala pihak.

Pemerintah melalui Menteri dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan peraturan ini, sesuai dengan program Pemerintah untuk memberdayakat Masyarakat demi peningkatan ekonomi ditengah Masyarakat, serta mengurangi pengangguran.

Namun lain halnya dengan apa yang terjadi di Desa Bandung Ayu Kecamatan Pino Raya, yang mana salah satu Perangkat Desanya yang diketahui sekarang ini menjabat sebagai Bendahara Desa, tidak berdomisili di Desa Bandung Ayu.

Hal ini menjadi pertanyaan besar, karena Desa Bandung Ayu diketahui adalah Desa yang lumayan besar dengan penduduk yang lumayan banyak, akan tetapi dalam hal ini Kepala Desa Bandung Ayu disinyalir seolah olah tutup mata atas adanya salah satu Perangkat Desa yang menjadi pembantunya menjalankan roda Pemerintahan terlebih lebih menjadi pemegang jabatan penting di Desa sebagai Bendahara Desa, namun Perangkat Desa tersebut berdomisili diluar Desa.

Perangkat Desa Bandung Ayu Dwi Purwati saat dikonfirmasi diruang kerjanya menjelaskan “saya cuman sekedar berusaha disana kalau tinggal di Desa inilah karena rumah orang tua kami kosong” jelas Dwi.

Sementara itu salah satu Masyarakat Pasar Pino tempat Dwi kini tinggal yang namanya enggan disebutkan menyatakan “kalau masalah tinggal hampir tiap hari tinggal disinilah keluarga itu, entah terkait ada di Bandung Ayu sesekali mungkin saja karena memang asal orang tuanya.

Kades Bandung Ayu Hendri Yono saat dikonfirmasi membenarkan bahwa perangkatnya memang KK masih di Bandung Ayu namun seringlah tinggal di Pasar Pino, akan tetapi ada bermalam di Desa, terang Hendri.

Saat ditanyai terkait menyalahi apa tidak beliau (Kades) menyatakan “memang sesuai aturan benar harus berdomisili ditempat namun perangkat itu sudah ada sebelum saya nenjabat” tutup Hendri.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Bengkulu Selatan saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya menjelaskan “Seharusnya Kepala Desa melakukan pembinaan awal sesuai perbup nomor 09” ungkap Hamdan.

Dengan adanya kejadian ini Ketua LSM KIBAR Hotma angkat bicara “apabila hal ini benar adanya, yang mana diketahui sudah sekian lama menjadi Perangkat di Desa Bandung Ayu, itu sudah jelas-jelas melanggar Permendagri No 67 ayat 2. Dengan demikian yang bersangkutan dapat diproses oleh pihak yang berkompeten, sebab tindakan ini sudah sangat merugikan Warga Desa Bandung Ayu” terang Hotma.

Hotma juga menambahkan “apabila hal ini sudah diproses oleh pihak-pihak berkompeten saya rasa yang bersangkutan wajib mengembalikan kerugian Negara atas Siltap yang diterimanya selama menjabat menjadi Perangkat Desa” tegas Hotma.

Dengan adanya berita ini diterbitkan kiranya pihak berkompeten dalam hal ini Inspektorat Kabupaten Bengkulu Selatan dapat melakukan pemeriksaan atas dugaan perbuatan lawan Permendagri No 67 ayat 2, hal ini jelas berpotensi merugikan Warga Desa Bandung Ayu. (JAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here