Beranda Daerah Bengkulu Diperiksa 7 Jam, Lima Tersangka Jadi Tahanan Kota

Diperiksa 7 Jam, Lima Tersangka Jadi Tahanan Kota

290
0
BERBAGI

LEBONG, WN – Jaksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong akhirnya resmi menetapkan 5 orang tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi di Sekretariat DPRD Lebong tahun anggaran 2016 sebagai tahanan kota, pasca diperiksa selama 7 jam.

Atas ketetapan ini, kelima tersangka tersebut tidak diperkenankan untuk keluar dari wilayah Kabupaten Lebong selama 20 hari ke depan, terhitung mulai Rabu (7/7).

Disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Lebong, Arief Indra Kusuma Adi, SH, M.Hum, melalui Kasi Pidsus, Ronald Thomas Mendrofa, SH, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang tersangka dan sudah dituangkan dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan).

Dia mengatakan, kelima tersangka ini sebenanrnya sudah dipanggil dan dijadwalkan untuk melakukan pemeriksaan Kamis pagi (8/7) pukul 10.00 WIB, namun ternyata yang hadir hanya 3 orang yakni, mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) berinisial Su, Er mantan bendahara TA 2016 dan AM mantan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lebong tahun 2016.

Sementara 2 lainnya yang berhalangan yakni, TR selaku mantan Ketua DPRD Lebong tahun anggaran 2016 dan Md selaku mantan wakil ketua I. Terhadap keduanya Ronald mengaku akan melakukan pemanggilan ulang yang dijadwalkan pada Selasa 13 Juli mendatang.

“Yang hadir hanya 3 orang, yakni, Su, Er dan AM, sementara TR dan Md tidak hadir. Dari keterangan yang kita terima Md tidak bisa hadir karena mendampingi keluarganya yang sakit, sementara TR tidak ada keterangan,” terang Ronald.

Dilanjutkan Ronald, dari hasil pemeriksaan, pihaknya telah menetapkan 5 orang tersebut sebagai tahanan kota. 5 orang tersebut tidak diperkenankan keluar dari Kabupaten Lebong selama 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini.

Dalam press rilis yang digelarnya sore itu, Ronald juga mengimbau kepada 2 orang tersangka yang tidak hadir hari ini agar lebih kooperatif. “Kita sudah tetapkan kelimanya sebagai tahanan kota selama 20 hari ke depan. Kepada yang tidak hadir hari ini kita minta agar lebih kooperatif,” tambahnya.

“Kita akan rampungkan dulu pemeriksaan terhadap kelimanya dan juga kita akan lakukan swab antigen dulu,” jelasnya. Ronald juga menjelaskan, alasan penetapan status sebagai tahanan kota karena pihaknya belum merampungkan pemeriksaan seluruhnya terhadap 5 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut dan masih akan melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang yang belum hadir.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here