Beranda Daerah Hasil Pilwako Sungai Penuh Berbuntut Panjang, Azas Siap Hadapi Gugatan Fiyos di...

Hasil Pilwako Sungai Penuh Berbuntut Panjang, Azas Siap Hadapi Gugatan Fiyos di MK

2372
0
BERBAGI

SUNGAI PENUH, WN – Hasil pemilihan Walikota (Pilwako) Sungai Penuh, Provinsi Jambi, 9 Desember 2020 lalu akhirnya berbuntut panjang.

Pasalnya, salah satu Pasangan Calon (Paslon) yang dinyatakan kalah, Fikar – Yos (Fiyos) akhirnya memilih jalan banding dan ‘mencari keadilan’ ke Mahkamah Konstitusi (MK), pasca putusan Pleno KPU Kota Sungai Penuh yang menetapkan sang rival, Paslon Drs. Ahmadi Zubir – Dr. Alfian Santoni (AZAS) sebagai pemenang Pilkada 2020.

Sebelumnya diketahui, sidang Pleno KPU Kota Sungai Penuh 16 – 17 Desember 2020 lalu telah mengetuk palu perolehan total 28.783 suara yang masuk. Terdiri dari, 27.170 suara untuk pasangan Azas dan 1.613 suara untuk pasangan Fiyos, dengan persentase 2, 88 persen.

Wakil Walikota terpilih, Alvia Santoni (Antos) mengaku hingga saat ini belum ada sidang di MK, melainkan hanya pembacaan permohonan Fiyos dan verifikasi alat bukti atau kalau ada tulisan yang salah dalam permohonan, dan baru pada 1 Februari 2021 mendatang, akan digelar verifikasi jawaban serta kelengkapan bahan dari KPU, Bawaslu, serta dari pihak tergugat (Azas).

Setelah itu, lanjut Antos lagi, baru tanggal 25 Februari 2021 akan diumumkan apakah permohonannya (Fiyos-red) diterima atau ditolak. Kalau diterima, maka akan digelar sidang di MK.

“Gugatan sengketa Pilwako Sungai Penuh ini bukanlah perkara hasil Pemilihan Umum (PHPU), sebab kita unggul di atas 2 persen. Sedangkan ambang batas maksimal itu 2 persen,” tambah Antos, kepada awak media Wajah Nusantara (WN) via seluler, Kamis (28/1/2021) kemarin terkait perkara yang tengah berjalan di MK saat ini.

Lebih lanjut Antos menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh, terutama simpatisan pendukung Azas, agar jangan terpancing dengan isu – isu yang tidak jelas sumbernya.

“Mari kita sama – sama saling menjaga dan memelihara situasi keamanan dengan sebaik – baiknya, serta berdoa agar segala proses perkara ini dapat berjalan dengan baik sesuai undang – undang yang ada,” harapnya.

“Jadi kita lihat saja nanti apa yang bakal dipermasalahkan oleh pihak sebelah dalam Pilwako 9 Desember 2020 lalu,” pungkasnya.(yfr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here