Beranda Daerah Bengkulu Isteri Sekdes Diduga Bobol Rekening Penerima PKH, Uang Bantuan Rp 1,5 Juta...

Isteri Sekdes Diduga Bobol Rekening Penerima PKH, Uang Bantuan Rp 1,5 Juta Raib

474
0
BERBAGI

BENGKULU UTARA, WN – Juaida, salah seorang warga penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Dusun Balam, Kecamatan Air Padang, Kabupaten Bengkulu Utara, dikejutkan dengan raibnya uang bantuan pemerintah di rekeningnya senilai Rp 1,5 juta. Bahkan setelah di cek, saldonya tersisa hanya tinggal Rp 25.000.

Setelah ditelusuri warga lainnya, ternyata disinyalir pelaku pembobolan rekening PKH tersebut adalah isteri Sekdes Balam, Merni.

Kepada media, Kamis (3/6/2021) lalu, korban (Juaida) menceritakan, pasca kejadian tersebut, ia merasa kaget saat isteri Sekdes Balam, Merni tiba-tiba datang ke rumahnya dan menanyakan apakah ia dapat PKH atau tidak.

Lalu tiba-tiba Merni menangis dan meminta maaf. Sambil memeluk, ia mengaku bahwa dialah yang mengambil uang di rekening PKH Juaida. “Saya yang mengambil uang itu,” kata Merni.

Keesokan harinya lanjut Juaida, karena merasa bersalah, Merni akhirnya memberikan uang Rp 300 ribu sebagai pengganti uang yang hilang, tapi tidak ia terima. Lantas, istri Sekdes ini esoknya kembali lagi memberikan uang Rp 500 ribu, namun belum juga diterima oleh Juaida.

Tak habis akal, isteri Sekdes akhirnya berusaha kembali memberikan uang dengan jumlah yang lebih besar yakni senilai Rp 1,5 juta, bahkan ditambah lagi Rp 100 ribu untuk uang tutup mulut, agar berita ini jangan sampai disebar dan jangan memberi tahu orang tua serta suaminya.

Menurut keterangan Karmudianto, salah seorang warga Desa Balam, isteri Sekdes tersebut masih satu keluarga dangan dirinya. Ia pun membenarkan bahwa Merni telah mengambil uang Juaida di rekening bank, namun sudah dikembalikan kepada korban dengan bukti foto dan video pengakuan.

Dari informasi warga lainnya, yang tidak mau disebutkan namanya, ia tidak terima keluarganya (Juaida) ditindas oleh pelaku karena dia orang susah. Menurutnya juga, korban sering dicuri isi rumahnya oleh orang tak bertangungjawab, seperti tabung gas dan sekarang diambil lagi uang PKH-nya.

“Kenapa harus keluarga saya yang jadi korban, sampai saat ini Kepala Desa belum bisa menyelesaikan masalah ini,” ungkapnya kepada awak media. Dia juga meminta kepada Perangkat Desa Balam agar secepatnya masalah ini diselesaikan ke pihak yang berwajib.

Kepala Desa Balam, Iklim Jahidin

Dikonfirmasi, Kapala Desa Balam Kecamatan Air Padang, Iklim Jahidin membenarkan bahwa istri Sekdes Balamlah yang mengambil uang PKH tersebut, namun sudah dikembalikan kepada korban, meskipun belum ada surat damai antara pelaku dan korban.

“Rencananya malam Jumat akan diselesaikan, tapi karena ada kegiatan di desa, diantaranya ada warga yang meninggal dan ada juga yang menggelar pesta pernikahan, jadi karena itu kita undur,” jelas Kades Balam.(nad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here