Beranda Sidik Jari Jajakkan Gadis Di Bawah Umur Via Aplikasi Chating, 3 Wanita Asal Curup...

Jajakkan Gadis Di Bawah Umur Via Aplikasi Chating, 3 Wanita Asal Curup Diringkus Aparat

309
0
BERBAGI

CURUP, WN – Sat Reskrim Polres Rejang Lebong (RL) Polda Bengkulu berhasil mengungkap tindak pidana exploitasi terhadap anak ( Human Trafiking ) dan menangkap 3 tersangka.

Kasat Reskrim Polres RL AKP Ahmad Musrin Muzni, SH, S.IK didampingi Kasubag Humas Iptu Sahyar dalam press conference Senin (1/2/21) lalu mengungkapkan, ketiga tersangka yang berhasil ditangkap yakni berinisial NS (17) warga Kecamatan Curup Utara, AO (17) warga Kelurahan Sidorejo Kecamatan Curup Tengah, serta TR (36) warga Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

“Ketiganya ditangkap berdasarkan LP / B – 32 / I / 2020 / BKL / RES. RL tanggal 27 Januari 2021,” ungkap AKP Ahmad.

Dijelaskan oleh Kasat Reskrim, tindakan exploitasi terhadap anak tersebut terjadi pada Senin 25 Januari 2021 sekitar jam 17.00 WIB. Berawal saat saksi pelapor, WJ melihat isi chat mesenger di handphone yang berisi menawarkan dan menjualkan anak korban yang bernama kuntum (nama samaran) yang dilakukan pelaku, TR, NS, dan AO kepada orang lain untuk melakukan hubungan seksual.

Setelah mengetahui isi chat tersebut, pelapor langsung menanyakan isi chat tersebut kepada anak korban, dan dari pengakuan korban bahwa benar dirinya pernah dijual oleh beberapa pelaku yang dimaksud tersebut untuk melakukan hubungan seksual dengan laki-laki yang tidak diketahui identitasnya dengan cara para pelaku tersebut mencari orang lain tersebut melalui akun aplikasi chating dan pertemanan.

Dari menjual korban kepada pria hidung belang, ketiga tersangka berhasil mendapatkan keuntungan sekitar Rp 50.000 sampai dengan Rp 150.000.

”Korban terakhir dijual oleh tersangka NS pada Sabtu, 23 Januari 2021 lalu sekitar jam 13.00 WIB di sebuah rumah kontrakan milik tersangka,” jelas Kasat Reskrim.

Dikatakan oleh Kasat Reskrim, barang bukti yang berhasil disita yakni 1 lembar baju berlengan panjang berwarna hitam, 1 lembar celana panjang berwarna hitam, 1 unit handphone merk Xiaomi warna hitam, 1 unit handphone merk Vivo warna biru.

”Tersangka kami jerat dengan pasal 76i Jo Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak,” pungkas Kasat Reskrim.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here