Beranda Daerah Bengkulu Kades Keban Jati Disinyalir Lakukan Pungli Pada Pencairan Salah Satu Kegiatan

Kades Keban Jati Disinyalir Lakukan Pungli Pada Pencairan Salah Satu Kegiatan

21
0
BERBAGI

BENGKULU SELATAN, WN – sangat disayangkan tindakan Kades Keban Jati Kecamatan Ulu Manna, Ahmad Narjonj yang mana disaat dana desa sedang difokuskan Pemerintah untuk percepatan penanggulangan pemulihan ekonomi masyarakat, diduga ia melakukan pungli pada pencairan salah satu kegiatan di desa.

Ahmad Narjoni saat ditemui diruang kerjanya dengan gamblangnya menyatakan, “memang kami minta SPJ penagihan dibuat Rp.1.500.000 namun yang kami serahkan cuman Rp.1.000.000, sebab potongan lima ratus ribu dalam satu pencairan itulah kami gunakan untuk menutupi yang lain yang dianggap tak terduga,” terang Kades.

Ahmad Narjoni juga diketahui pada berita sebelumnya, telah melaksanakan kegiatan bidang ketahanan pangan yakni mengadakan bibit ikan lele yang diduga harga bibit di mark-up.

Kepala Desa Keban Jati saat dikonfirmasi diruang kerjanya terkait pengadaan bibit ikan lele membenarkan adanya pengadaan bibit lele yang dibagikan terhadap 276 rumah tangga, setiap rumah diberikan sebanyak 500 ekor bibit. “ya benar kami mengadakan 500 ekor bibit lele yang kami bagikan untuk 276 rumah, yang mana per ekornya kami beli Rp.500/ekor demikian juga pakannya kami sudah siapkan sebanyak 1,5 ton yang akan dibagikan secara bertahap,” terang Ahmad.

Dengan adanya dugaan pungli serta dugaan mark-up yang dilakukan Pemdes Keban Jati Kecamatan Ulu Manna Ketua LSM Kibar Kabupaten Bengkulu Selatan Hotma meminta agar kiranya pihak terkait dapat melakukan pengawasan yang serius pada penerapan dana Desa Keban Jati, jangan sampai Masyarakat dirugikan atas tindakan yang dilakukan Pemdes Keban Kati.

Hotma juga menegaskan “kita akan terus pantau dan lakukan sosial kontrol kita di Desa Keban Jati, apabila memang perbaikan serta penegoran dari pihak terkait tidak terlihat kita pasti akan melaporkan Pemdes Keban Jati dengan pihak berkompeten. Yang pasti sebagai sosial kontrol kita sudah melakukan kontrol serta peneguran apabila memang perubahan tidak ditemukan nanti akhir tahun setelah penerapan dana Desa 100% sudah terealisasi kita laporkan, mudah mudahan Pemdes Keban Jati lakukan perubahan dalam merealisasikan dana Desa tersebut” tutup Hotma.

Hotma juga menghimbau agar kiranya dengan adanya informasi ini pihak yang berwenang dapat melakukan pemeriksaan sekaligus lakukan pengawasan di Desa Keban Jati, jangan sampai realisasinya menimbulkan kerugian. (Dpi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here