Beranda Nasional Kartu Prakerja Gelombang 12 Resmi Dibuka, Kuota Hanya 600 ribu orang Selama...

Kartu Prakerja Gelombang 12 Resmi Dibuka, Kuota Hanya 600 ribu orang Selama 3 hari

335
0
BERBAGI

JAKARTA, WN – Program Kartu Prakerja tahun 2021 atau gelombang 12 resmi dibuka, Selasa (23/2/2021) siang di Jakarta.

Kartu Prakerja gelombang ke-12 ini dibuka dengan kuota 600.000 orang dan pendaftaran ini hanya dalam waktu 3 hari yakni dari tanggal 23 – 26 Februari 2021.

“Dengan mengucapkan Bismillahhirrohmannirrohim, maka program Kartu Prakerja tahun 2021 atau gelombang 12 ini saya nyatakan dibuka,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga selaku ketua komite cipta kerja Airlangga Hartarto.

Menurutnya, para peserta yang berminat mengikuti pelatihan diminta untuk segera mendaftar. Pasalnya, apabila kuota terpenuhi maka akan segera ditutup.

“Kami juga mengajak para pekerja yang di rumahkan ataupun kehilangan pekerjaan ataupun pelaku usaha micro maupun kecil yang terdampak atau tutup karena pandemi Covid19 untuk mendapatkan pendaftaran dalam program kartu prakerja ini,” kata Airlangga.

Demi pemerataan, kata Airlangga, dalam satu kartu keluarga (KK) dibatasi maksimal dua anggota keluarga yang dapat menerima bantuan ini.

Anggaran dan kuota Kartu Prakerja

Sementara itu, Head of Communication Project Management Office (PMO) Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, pemerintah telah menganggarkan Rp 10 triliun, yang ditargetkan bisa disalurkan kepada 2,7 juta penerima pada semester I-2021.

“Anggaran yang sudah definitif adalah Rp 10 triliun untuk satu semester, dengan 2,7 juta penerima dalam skema yang sama persis seperti tahun 2020,” kata Louisa.

Insentif

Diketahui, setiap peserta akan mendapatkan bantuan pelatihan, insentif pasca pelatihan, dan insentif pasca survei. Nilai manfaat yang akan diterima oleh setiap peserta yakni:
• Bantuan pelatihan Rp 1 juta.
• Insentif pasca pelatihan dengan total Rp 2,4 juta (Rp 600.000 x 4 bulan).
• Insentif pasca survei total Rp 150.000 (Rp 50.000 x 3 survei).
Total insentif yang akan diterima adalah Rp 1 juta (bantuan pelatihan), ditambah Rp 2,4 juta (insentif pasca-pelatihan), ditambah Rp 150.000 (insentif pasca-survei) yakni Rp 3,550 juta.

Berikut ini syarat dan cara mendaftar program kartu prakerja gelombang 12

Syarat

Dalam Permenko Nomor 11 Tahun 2020, ada tiga syarat utama bagi penerima Kartu Prakerja, yaitu:
• Warga negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP)
• Berusia minimal 18 tahun
• Tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Selain itu, Kartu Prakerja juga ditujukan untuk:
• Pencari kerja
• Pekerja atau buruh yang terkena PHK
• Pekerja atau buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja. Artinya, orang yang sudah bekerja pun bisa mendaftar Kartu Prakerja asal memenuhi persyaratan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi.
• Dalam masa pandemi Covid-19, Kartu Prakerja diprioritaskan bagi pekerja atau buruh yang dirumahkan maupun pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak.
• Kartu Prakerja juga terbuka bagi lulusan mana pun, baik kampus unggulan maupun tidak. Sebab, hal yang menjadi patokan adalah peningkatan kompetensi kerja dan keahlian.
• Bukan penerima bansos Kemensos (DTKS), BSU, BPUM, atau penerima Kartu Prakerja yang sudah menerima pada tahun 2020.
• Bukan TNI/Polri, ASN, Anggota DPR/D, BUMN/D, dan lainnya.

Meski demikian, prioritas tetap diberikan bagi pada pencari kerja usia muda dan pekerja maupun pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak Covid-19.

Namun, ada beberapa kelompok pekerjaan yang tidak bisa mendaftar, yaitu:
• Pejabat negara
• Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
• Aparatur sipil negara
• Prajurit Tentara Nasional Indonesia
• Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia
• Kepala desa dan perangkat desa
• Direksi, komisaris, dan dewan pengawas pada badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah.

Cara mendaftar

Setelah dipastikan memenuhi persyaratan, calon pendaftar artu prakerja dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1. Membuat akun Prakerja
Pertama yang harus diakukan adalah membuat akun di laman resmi rakerja. Caranya:
• Masuk ke situs www.prakerja.go.id lalu klik “Daftar”
• Masukkan nama lengkap, alamat email, dan kata sandi baru
• Cek e-mail dari Kartu Prakerja dan ikuti petunjuk untuk konfirmasi akun e-mail
• Setelah konfirmasi akun e-mail berhasil, kembali ke situs Prakerja.
2. Melengkapi data diri
Setelah membuat akun, pendaftar tinggal melengkapi data diri. Berikut cara melengkapi data diri:
• Masuk ke akun dengan alamat e-mail dan kata sandi yang telah dibuat
• Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir, lalu klik “Berikutnya”
• Isi data diri, mulai dari nama lengkap, alamat email, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, lalu klik ‘Berikutnya’
• Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirim melalui SMS
3. Mengikuti tes
Setelah melengkapi data diri, pemilik akun akan diminta mengikuti tes awal berupa tes motivasi dan kemampuan dasar. Berikut hal-hal yang harus diketahui soal tes motivasi dan kemampuan dasar ini:
• Ikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama 15 menit
• Siapkan alat tulis dan kertas bila perlu
• Tunggu e-mail pemberitahuan dari Kartu Prakerja setelah menyelesaikan tes
• Setelah mendapatkan e-mail pemberitahuan, kembali ke situs, dan gabung ke gelombang pendaftaran yang sedang dibuka.

Ada Beberapa pendaftar Kartu Prakerja gelombang 12 mengeluh kesulitan ketika akan mengunggah foto kartu tanda penduduk (KTP) di laman Prakerja.
Apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi kesalahan dalam mengunggah foto KTP pada pendaftaran Kartu Prakerja?
Pastikan hal-hal berikut:
1. Ukuran foto kurang dari 2 MB
• Dalam melakukan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12, pastikan ukuran foto KTP yang diunggah kurang dari 2 MB.
2. Format JPEG atau PNG
• Pastikan foto KTP yang diunggah menggunakan format JPEG atau PNG, dan bukan format yang lain.
3. Posisi foto
• Kegagalan dalam mengunggah foto juga terjadi karena posisi foto KTP yang kurang tepat, sehingga sistem tidak dapat mendeteksinya. Maka, pastikan seluruh bagian KTP berada dalam bingkai foto.
4. Jangan blur
• Sistem tidak dapat mendeteksi foto KTP bila foto yang diunggah kurang jelas atau blur. Maka, pastikan memilih foto dengan kualitas paling baik dan ukuran yang sesuai.
5. Foto ktp Asli
• Pastikan foto yang diunggah adalah KTP asli dan bukan fotokopi KTP.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here