Beranda Daerah Bengkulu Kasus Dugaan Perzinahan Isteri Anggota Dewan Provinsi Mulai Diproses Polda, Pelapor Akui...

Kasus Dugaan Perzinahan Isteri Anggota Dewan Provinsi Mulai Diproses Polda, Pelapor Akui Tak Mau Damai

216
0
BERBAGI
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, GY (doc/net)

BENGKULU, WN – Perkembangan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perzinahan yang tempo hari dilaporkan oleh anggota DPRD Provinsi Bengkulu berinisial GY, terhadap isteri sahnya berinisial EG dan rekannya sesama anggota Dewan berinisial HS, diketahui telah mulai diproses oleh Diroktorat Reserse Kriminalisasi Umum (Direskrimum) Polda Bengkulu.

Dikatakan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Teguh Sarwono melalui Direktur Direeskrimum Kombes Pol Teddy Suhendyawan, Jumat (28/5) kemarin, dalam tahap awal pihaknya akan mengkonfirmasi sejumlah alat bukti yang disampaikan pelapor. Ia juga mempersilakan pelapor menyampaikan jika masih ada alat bukti lain asalkan sesuai fakta.

“Dalam waktu dekat kita akan panggil korban (pelapor, red) dan saksi-saksi untuk mendalami laporannya. Jadi kita layangkan dulu panggilan,” kata Teddy.

Kombes Teddy mengakui jika pelapor memang sudah melampirkan sejumlah gambar dan video. Pihaknya akan melibatkan tim IT untuk memeriksanya. “Sudah ada prosedurnya,” ujarnya.

Teddy mengatakan dalam perkara ini pihaknya mengacu ke UU KDRT. Karena itu kemungkinan kasusnya berujung dengan perdamaian sangat tergantung dengan pelapor. “Tapi kalau pelapor tidak mau damai ya kita akan proses terus karena ini bukan delik aduan,” jelas Teddy.

Pasalnya, soal peluang damai atau rujuk tampaknya sulit diakomodir pelapor. Usai membuat laporan ke polisi, GY bahkan meminta aparat memproses laporannya sesuai dengan hukum yang berlaku demi keadilan. “Kalau sekarang damainya dengan hati. Kalau damai dengan itu belum bisa. Saya mau keadilan ditegakkan,” tutupnya.

BK Sarankan Berdamai

Sementara itu, Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Bengkulu menyarankan, kasus dugaan selingkuh istri anggota DPRD Provinsi berinisial EG dengan inisial HS, agar diselesaikan secara kekeluargaan (damai, red). Terlebih kasus tersebut, telah dilaporkan suaminya berinisial GY, yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi dari dapil yang sama, Kabupaten Bengkulu Selatan-Kaur ke Polda Bengkulu.

Pernyataan itu diungkapkan Wakil Ketua BK DPRD Provinsi Edwar Samsi dalam keterangannya. “Mudah-mudahan kasus yang sedang berproses di Polda Bengkulu ini, bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Edwar, Kamis (27/5/2021), seperti dilansir RRI.co.id

Politisi PDIP ini mengakui, meski persoalan itu belum ada koordinasi maupun laporan yang masuk ke BK, namun jika sudah ditangani oleh aparat penegak hukum, pihaknya tidak bisa mengambil alih. Lantaran ranahnya sudah menjadi hukum dengan tetap mengedepankan praduga tidak bersalah. “Untuk saat ini biar lah kasus tersebut berproses di Polda Bengkulu, apalagi sesama teman di lembaga wakil rakyat, mudah-mudahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” imbuh Edwar.

Lebih lanjut ditambahkan, karena persoalan ini menyangkut pribadi masing-masing, sebelum masuk ke ranah BK, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada individu setempat. Terlebih secara kelembagaan, pihaknya juga bersifat pasif atau menunggu. “Kita baru bisa bertindak setelah ada laporan dari pelapor dan sekarang itu belum kita terima,” pungkas Edwar.(red) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here