Beranda Daerah Bengkulu Kemarin Dilarang Keras Kini Dibolehkan, Alfamart – Indomaret Wajib Setor 30 Persen...

Kemarin Dilarang Keras Kini Dibolehkan, Alfamart – Indomaret Wajib Setor 30 Persen Omset Parkir ke Bapenda

162
0
BERBAGI

BENGKULU, WN – Sempat dilarang keras sebelumnya oleh pihak Dewan hingga nyaris dianggap sebagai pungutan liar (Pungli), akhirnya seluruh juru parkir (Jukir) toko modern Alfamart dan Indomaret diizinkan menarik biaya parkir kepada pengunjung toko dan ditetapkan sebagai pungutan resmi (legal).

Hal ini berdasarkan rapat kordinasi yang digelar Polres Kota Bengkulu bersama Dishub Kota Bengkulu, Bapenda Kota Bengkulu dan pihak Indomaret, Jumat (18/6) yang membahas persoalan parkir yang ada di Indomaret.

Kepala Bapenda Kota Bengkulu, Hadianto

Disampaikan oleh Kepala Bapenda Kota Bengkulu, Hadianto, pihak Indomaret dan Alfamart sekarang boleh memungut parkir, namun ada mekanisme dalam pemungutan tersebut.

Pertama, pihak Indomaret dan Alfamart diharuskan membuat marka parkir. Sehingga kendaraan bisa tertata lebih rapi. Kedua, Indomaret dan Alfamart juga diminta untuk membuat pembukuan parkir. Sehingga, kendaraan yang keluar – masuk bisa tercatat.

Selanjutnya, pihak Alfamart dan Indomaret diwajibkan menyetor pajak ke Bapenda sebesar 30 persen dari omset atau penerimaan parkir di lokasi tersebut. “Jadi pajak yang harus dibayarkan fluktuatif sesuai dengan omset mereka,” kata Hadianto.

Sebenarnya, kata Hadianto, pihak Alfamart dan Indomaret juga sudah membayar pajak parkir per awal Juni 2021. “Indomaret sudah bayar Rp 28,5 juta, sementara Alfamart Rp13,9 juta,” imbuhnya.

Sementara, untuk nominal pungutan parkir, Hadianto menyampaikan hal ini sebenarnya tergantung dengan pihak pengelola. Ini sebagaimana terjadi di BIM, Rumah Sakit, dan objek pajak parkir lainnya. “Yang ditetapkan nominal itu retribusi parkir. Kalau pajak parkir, terserah pengelola. Kita, Bapenda, menerima 30% omset kotor mereka,” tutupnya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here