Beranda Daerah Bengkulu Kepsek dan Bendahara SMKN 5 Bengkulu Selatan Resmi Tersangka

Kepsek dan Bendahara SMKN 5 Bengkulu Selatan Resmi Tersangka

117
0
BERBAGI
Kapolres BS, AKBP Juda Trisno Tampubolon, SH, S.IK, MH

MANNA, WN – Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bengkulu Selatan (BS) resmi menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2019 di SMKN 5 BS. Yakni, Kepala SMKN 5 BS berinisial IM dan bendahara SMKN 5 BS, MA.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres BS, AKBP Juda Trisno Tampubolon, SH, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Gajendra Harbiandri, STK, S.IK, MH didampingi Kanit Tipikor, Ipda M Bintang Azhar, STrK. Menurut Kapolres, proses penyidikan kasus ini akan terus berlanjut dan saat ini kedua tersangka telah ditahan di Mapolres BS serta akan menjalani proses hukum yang berlaku.

“Kedua tersangka yang sudah ditahan tersebut yakni sebelumnya Kepala SMKN 5 BS berinisial IM dan yang terbaru bendahara SMKN 5 BS, MA,” kata Kapolres. Ditambahkannya, meskipun telah menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut, namun penyidik akan terus melakukan pengembangan dan membidik calon tersangka baru.

Ia juga menerangkan tersangka Kepsek dan bendahara SMKN 5 BS tersebut ditetapkan tersangka lantaran diduga melakukan tindak pidana korupsi, setelah sekolah tersebut pada tahun 2019 mendapat kucuran DAK dari pemerintah pusat sebesar Rp 2,7 miliar untuk pembangunan ruang praktek siswa.

Adapun rinciannya, pembangunan dua ruang praktik siswa jurusan teknik audio video dan teknik sepeda motor dengan anggaran Rp 1,8 miliar, serta pembangunan satu gedung lagi dengan anggaran Rp 918 juta.

Pekerjaan proyek tersebut diswakelolakan kepada pihak sekolah. Pada realisasinya, ada beberapa kendala. Seperti upah pekerja tidak dibayarkan secara penuh serta kekurangan item volume bangunan.

Persoalan itu akhirnya tercium aparat penegak hukum, sehingga dilakukan penyelidikan dengan hasil audit BPKP Perwakilan Bengkulu diketahui kerugian negara akibat korupsi proyek DAK di SMKN 5 BS mencapai Rp 570 juta.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here