Beranda Daerah Bengkulu Puluhan Mantan Pejabat dan Eks Gubernur Disinyalir Tunggak Hutang Ratusan Juta Rupiah...

Puluhan Mantan Pejabat dan Eks Gubernur Disinyalir Tunggak Hutang Ratusan Juta Rupiah Sejak 2004

133
0
BERBAGI
Ilustrasi Kendaraan dinas (doc/net)

BENGKULU, WN – Sebanyak 28 orang mantan pejabat Provinsi Bengkulu disebut-sebut masih menyisakan hutang tagihan angsuran kendaraan dinas (Randis) yang besarnya bervariasi, dengan total mencapai Rp 371 jutaan, bahkan salah satunya adalah mantan Gubernur Bengkulu.

Hal ini diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring. Ia bahkan mendesak Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah agar segera menyelesaikan hutang tagihan tersebut. Menurutnya, berdasarkan laporan Gubernur Bengkulu diketahui tagihan 28 orang pejabat tersebut memiliki Surat Keputusan (SK) di dalam daftar saldo piutang tagihan penjualan Randis TA 2020.

“Di dalam daftar piutang 28 eks pejabat Provinsi Bengkulu yang masih memiliki angsuran tagihan hutang piutang penjualan kendaraan dinas per 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp.371.736.025 yang merupakan tagihan atas penjualan eks kendaraan dinas yang telah dilelang dan pembayaran dilakukan dengan angsuran berdasarkan SK penjualan nomor 291 tahun 2004 hingga SK nomor: 1.204.IX Ta 2001 dengan masa angsuran selama satu tahun,” terang Usin, Selasa (22/06/2021) lalu.

Usin juga menjelaskan, 28 eks pejabat Provinsi Bengkulu yang masih memiliki hutang-piutang terhadap negara tersebut sudah cukup lama dilakukan pembiaran, bahkan sudah beberapa kali dilakukan proses pengauditan akan tetapi hingga hari ini belum ada ketegasan.

“Jika kita lihat dari harga jualnya berdasarkan SK tersebut bisa dicicil selama satu tahun. Dari harga jual tersebut sama piutang per 31 Desember 2019 piutang sama dengan harga jual yang artinya selama ini tidak pernah ada sama sekali dicicil ke kas daerah. Sampai hari ini 30 Desember 2020 LKPJ disampaikan ada sebesar Rp 371.736.025, piutang yang tidak terbayarkan oleh mereka -mereka yang menguasai mobil aset daerah itu,” jelas Usin dilansir dari infonegeri.id.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here