Beranda Daerah Minta Penjarakan Kadis PUPR, LSM Geruduk Kantor Kejari

Minta Penjarakan Kadis PUPR, LSM Geruduk Kantor Kejari

377
0
BERBAGI

SUNGAI PENUH, WN – Lembaga Swadaya Masyarakat Pergerakan Aktivis Sejati (LSM Petisi Sakti) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Adhyaksa Kejaksaaan Negeri Sungai Penuh, Kamis (25/03/21).

Dalam aksi ini, massa meminta Kejari Sungai Penuh memanggil dan memeriksa Kepala Dinas beberapa OPD terkait banyaknya dugaan penyalahgunaan anggaran dan pembangunan yang ada, serta menuntut pihak Kejari agar serius menangani setiap persoalan yang ada di Kota Sungai Penuh.

Solin Pardian, selaku Koordinator Lapangan LSM Petisi Sakti mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan aspirasi mewakili masyarakat, memiliki tanggung jawab dan kontrol sosial yang tinggi.

“Kami meminta kepada Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, menindaklanjuti atas laporan kami sebelumnya terkait masalah dinas PUPR, Diskepora dan Perpustakaan Kota Sungai Penuh. Dinas ini menjadi salah satu ujung tombak pembangunan di Kota Sungai Penuh, sepertinya berbanding terbalik dengan yang diharapkan akibat ulah oknum tertentu yang tidak sesuai dan diduga banyak kejanggalan di dalam pembangunan tersebut,” ungkap Solin.

Menanggapi aksi tersebut, perwakilan dari Kejari Sungai Penuh memohon maaf karena tidak bisa menghadirkan langsung Kepala Dinas PUPR, Diskepora dan Perpustakaan secara langsung.

“Kami dari Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, berterimakasih kepada teman kontrol sosial yang mengadakan aksi damai di pagi ini, hal ini adalah termasuk mitra kami dalam mengontrol keadaan baik pelaksanaan, pembangunan yang ada di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Hal ini sudah merekam apa permintaan dalam aksi ini dari LSM dan akan menjadi data awal bagi kami untuk menindaklanjuti, akan kami panggil Kepala Dinas PUPR, Diskepora dan Perpustakaan secara langsung, dan jika ada data lagi mohon teman-teman dari LSM menyerahkan kepada kami,” tuturnya.

Ketua DPD LSM Petisi Sakti, Indra menyampaikan bahwa jika tuntutan mereka tidak dipenuhi atau Kejari tidak menindak lanjuti hal ini, maka pihaknya akan menyampaikan aksi lagi ke kantor Kejari.

“Pokoknya kami akan menyampaikan aksi kami sampai tuntas, karena kami tidak ingin ada lagi perampok dan tikus yang korupsi dan memakan uang rakyat yang bersumber dari negera kita ini,” kata indra.

Sementara itu, salah satu peserta demo mengatakan bahwa aksi tersebut akan berlanjut jika Kepala Dinas PUPR, Diskepora dan Perpustakaan tidak menyelesaikan kasus-kasus yang ada di Kota Sungai Penuh.

Menurut pantauan awak media Wajah Nusantara (WN), aksi unjuk rasa tersebut berjalan aman dan damai dalam penjagaan ketat pihak kepolisian.(yfr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here