Beranda Daerah Bengkulu Motif Pembunuhan Warga Pematang Balam Terungkap, Pelaku Akui Sebelumnya Sering Dikata-katai Korban

Motif Pembunuhan Warga Pematang Balam Terungkap, Pelaku Akui Sebelumnya Sering Dikata-katai Korban

216
0
BERBAGI
Press Rilis Polres Bengkulu Utara

BENGKULU UTARA, WN – Penyebab tewasnya salah seorang warga Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Sabtu pagi (12/6) lalu, yakni Zairul Helmi (63) akibat ditikam dengan sebilah pisau oleh pelaku berinisal RD (45), akhirnya terungkap.

Hal tersebut diketahui setelah pihak jajaran Satreskrim Polres BU melakukan press rilis, pada Senin (14/6) kemarin.

“Ya, penyebab penikaman ini lantaran pelaku kesal terhadap korban yang merupakan masih keluarga pelaku, yang acap kali menggunjing dirinya, sehingga pelaku pun mendatangi korban dan terjadilah penikaman tersebut membuat korban meninggal dunia,” kata Wakapolres BU, Kompol PM Amin, S.Ag.

Kompol Amin menambahkan, bahwa akibat penikaman tersebut korban mengalami kurang lebih 7 luka tusukan di dada, tangan dan punggung yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sementara, terkait dengan adanya informasi bahwa pelaku mempunyai ganguan jiwa, Kompol Amin menuturkan sejauh ini pihaknya belum menerima laporan maupun data pemeriksaan.

“Saat ini kita belum menerima data bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa, namun yang jelas akibat penikaman tersebut korban mengalami luka tusukan di sekujur tubuh yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kompol Amin menjelaskan, akibat perbuatanya pelaku RD terjerat sesuai dengan pasal yang diterapkan yakni, pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku RD diancam 7 tahun penjara,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, saat dikonfrimasi awak media, pelaku RD pun mengakui bahwa penikaman tersebut terhadap korban dilakukannya lantaran kesal terhadap korban yang seringkali menggunjing dirinya. “Kesal aku sering dikato-katoi (dikata-katai, red),” ungkapnya kepada wartawan dalam dialek bahasa Bengkulu.

Sebelumnya diketahui, Sabtu (12/6) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, warga kecamatan Ulu Palik Desa Pematang Balam dihebohkan dengan adanya salah satu warga desa yang menjadi korban penikaman, yaitu Zairul helmi (56) seorang petani di desa tersebut, yang tewas setelah menjadi korban penikaman oleh seorang pria berinisial RD, yang ternyata masih satu keluarga dengan korban.(ris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here