Beranda Daerah Bengkulu Peduli Bencana Sulbar dan Kalsel, Mahasiswa Pencinta Alam Bengkulu Turun ke Jalan

Peduli Bencana Sulbar dan Kalsel, Mahasiswa Pencinta Alam Bengkulu Turun ke Jalan

224
0
BERBAGI

KOTA BENGKULU, WN – Atas dasar rasa persaudaraan, puluhan mahasiwa pencinta alam (Mapala) di Kota Bengkulu, Selasa (19/1/2021) siang turun ke jalan menggelar aksi simpatik galang dana bagi korban gempa di Sulawesi Barat (Sulbar) dan banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Massa ini terdiri dari beberapa organisasi diantaranya, Pusat Koordinasi Daerah (PKD) dan Mapala Tobo Kito (MATOKI) yang menaungi UKM-Mapala di Provinsi Bengkulu seperti, Mapala Unived, Mapala Satya wanamandala, Madyapala UMB, Pulkanik FK Unib, Palasakti Sapta Bakti dan sebagainya.

Diketahui, aksi penggalangan dana ini direncanakan bakal dihelat selama 3 hari mulai 19 – 21 Januari 2021 di 3 titik yaitu, Simpang 5 Ratu Samban, Simpang Sekip dan Kota Curup.

Anggota MAPALA Bengkulu sedang mengumpulkan donasi di Simpang 5 Bengkulu. (doc/wn)

“Dari data yang diterima, jumlah korban meninggal dalam peristiwa gempa di Mamuju dan Majene, Sulbar bertambah menjadi 88 orang per Selasa (19/1). Angka tersebut berdasarkan pencatatan Basarnas Makassar pukul 09.30 WITA. Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Senin (18/1) sebanyak 253 orang mengalami luka berat dengan rincian, 189 warga Mamuju dan 64 warga Majene. Sementara itu jumlah keseluruhan korban dengan luka ringan sebanyak 679 orang. Adapun sebanyak 19.435 orang mengungsi,” ujar koordiator PKD Bengkulu, Respi Chandra.

Sementara dari laporan data sementara di Majene per Selasa (19/1), sebanyak 189 orang luka berat, 214 luka sedang, 234 luka ringan, 4 orang meninggal dunia.

Selain itu, untuk update data pengungsi gempa di Kecamatan Malunda Kabupaten Majene :
1. kelurahan Malunda 530 kk
2. Kelurahan Lamungan batu 437 kk
3. Desa Kayuangin 340 kk
4. Desa Lombong 420 kk
5. Desa Lombong Timur 292 kk
6. Desa Meksel 278 kk
7. Desa Mekkatta 400 kk
8. Desa Maliaya 400 kk
9. Desa Bambangan 430 kk
10. Desa Lombang 300 kk
11. Desa Lombang Timur 274 kk
12. Desa Salutahongan 320 kk

Nomor yang bisa dihubungi : 0857 8955 4947 (Respi). (doc/wn)

Respi juga mengharapkan kepada seluruh warga Bengkulu agar dapat membantu para saudaranya yang sedang mendapatkan musibah ini, baik dalam bentuk uang, logistik, pakaian, dan obat-obatan. (hdr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here