Beranda Daerah Bengkulu Peduli Pendidikan di Masa Pandemi, Pemkot Bengkulu – Indomarco Serahkan Bantuan 20...

Peduli Pendidikan di Masa Pandemi, Pemkot Bengkulu – Indomarco Serahkan Bantuan 20 Laptop dan Modem

205
0
BERBAGI

KOTA BENGKULU, WN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di Kota Bengkulu, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Pemkot Bengkulu melalui Wakil Walikota (Wawali) Bengkulu Dedi Wahyudi, SE, bersama PT. Indomarco Prismatama (Indomaret), Kamis (4/2/21) lalu menyerahkan bantuan Corporate Sosial Responsibility (CSR), berupa 20 unit laptop dan 20 unit modem kepada para siswa berprestasi dan guru berdedikasi di Kota Bengkulu.

Agenda yang dihelat di ruang balai kota Bengkulu ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Kota Bengkulu, Kepala Dinas Pendidikan kota Bengkulu, Branch Manager PT. Indomarco Bengkulu beserta jajarannya, para Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, serta murid dan guru di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.

Dalam sambutannya, Branch Manager PT. Indomarco, Tondo Syaputro menyampaikan bahwa bantuan ini terlaksana atas kerja sama yang baik dari Pemerintah Kota Bengkulu dan PT. Indomarco, untuk digunakan oleh guru dan siswa di Kota Bengkulu.

“Bantuan ini tentu sangat berharga dan bermanfaat dalam menunjang kegiatan belajar mengajar terutama pada masa pandemi Covid-19 saat ini dan dapat menunjang metode belajar dari rumah. Secara nasional kami sudah membagikan 1000 laptop dan 1000 modem. Kami berharap tidak hanya sampai di sini kerja sama ini, ke depannya kita akan adakan lagi kerjasama dengan UMKM,” terang Tondo Syaputro.

Sementara itu, Wawali Bengkulu Dedi Wahyudi, SE turut menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak PT. Indomarco dan SGM yang telah memberikan bantuan laptop dan modem kepada siswa yang berprestasi dan kurang mampu beserta guru yang berdedikasi.

Kemudian ditambahkan Dedi, informasi yang telah diterima dari Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota Bengkulu bahwa, masih banyak siswa di Kota Bengkulu ini yang tidak memiliki alat penunjang belajar dari rumah seperti, laptop atau gawai telepon pintar (smartphone), sehingga proses belajar dari rumah terutama dalam jaringan (Daring) tidak dapat dilaksanakan dengan maksimal.

“Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kita di tengah kondisi pandemi Covid-19. Keterbatasan ini pula yang menjadi salah satu alasan mengapa orang tua dan guru mengharapkan pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka di sekolah, mengingat cara belajar dari rumah baik dalam jaringan maupun luar jaringan menjadi kurang efektif karena keterbatasan sarana belajar yang kurang memadai,” tambah Wawali.

Penyerahan Bantuan Lap Top dan Modem kepada Guru dan Sisawa. (doc/wn)

Adapun 20 siswa dan guru yang beruntung mendapatkan bantuan ini antara lain :
1). SDN 07 kota Bengkulu 4 orang siswa 1 orang guru yaitu Dimas Pratama, Muhammad Kevin Padhillah, Yunita Chairunnisa Dwi Putri, Putri Mecca Fesia dan Nurjanah Spd.
2). SDN 77 Kota Bengkulu 4 orang siswa 1 orang guru yaitu Daffa Fadilah, Muhammad Afif Rifki, Nur Hidayatul Adha, Diana Meliska dan Betri Julita S.si.
3). SDN 09 Kota Bengkulu 4 orang siswa 1 orang guru yaitu Sulis Bambang Wiranto, Muhammad Devin Lesmana, Faisah Putri Lingga Sari, Muhammad Nur Fahri, dan Sri Supriatin Spd.
4). SDN 82 kota Bengkulu 4 orang siswa 1 orang guru yaitu Algina syabitha Meky, Suci mutiara Areanshe, Melisa Auliya Putri, Elisa gutiara Sendy, dan Eka Purnama Sari.

Dalam kesempatan ini, Wawali juga mengingatkan, bahwa kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah belum bisa dilaksanakan saat ini, protokol kesehatan harus selalu diterapkan. Ia berharap keinginan untuk belajar secara tatap muka ini bukan sekedar semangat saja yang tinggi, sehingga dari satuan tugas Covid-19 sampai beberapa kali melaksanakan rapat khusus untuk membahas permohonan dari masyarakat dan sekolah agar diberikan izin melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Menyikapi kondisi pandemi Covid-19 ini, kita tetap memiliki keyakinan bahwa musibah ini akan segera berakhir, vaksin sudah disiapkan oleh pemerintah pusat, kita hanya tinggal menunggu giliran akan dikirimi vaksin sehingga kita dapat melaksanakan vaksinasi. Setelah vaksinasi selesai tentunya kita dapat kembali melaksanakan rutinitas seperti biasa, dengan sedikit perbedaan yakni tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru di era New Normal. Disamping itu kita juga harus tetap melaksanakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dimanapun, baik di rumah, di sekolah, maupun di masyarakat. Kita berharap kehidupan masyarakat Kota Bengkulu menjadi lebih sehat, sehingga tidak menghambat kita untuk melaksanakan rutinitas yang lain seperti bekerja, belajar, beribadah dan lainnya,” jelasnya.

Wawali juga berpesan kepada anak-anak penerima bantuan, agar selalu tekun dan rajin belajar serta sabar dalam menghadapi kondisi pandemi saat ini, karena dalam kondisi apapun, baik di sekolah ataupun di rumah, belajar mengajar harus tetap berjalan. Ia juga berharap bantuan laptop dan modem yang diterima agar dapat dimanfaatkan dan dirawat semaksimal mungkin.

“Semoga dengan bantuan alat penunjang ini dapat menambah semangat kalian semua dalam belajar sehingga nilai dan prestasi belajar menjadi lebih baik. Juga kepada bapak-ibu guru penerima bantuan, agar dapat memaksimalkan fungsi laptop dan modem ini untuk menunjang pekerjaan dalam proses belajar mengajar. Kondisi pandemi ini mudah-mudahan tidak mengurangi semangat mengajar bapak – ibu dalam mendidik siswa-siswi di Kota Bengkulu ini,” kata Dedi.

Foto bersama wawali bengkulu dan indomarco setelah penyerahan Lap Top dan Modem. (doc/wn)

Disamping itu, Wawali juga mengharapkan agar pihak PT. Indomarco maupun SGM bisa membantu ketersediaan tong sampah di Kota Bengkulu sebagai sarana promo bagi Indomaret maupun SGM. Wawali pun berpesan kepada Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan agar kedepannya di setiap sekolah ada muatan lokal tentang sampah. Hal ini bertujuan agar siswa bisa ditanamkan sejak dini bagaimana cara mengelola sampah. Paling tidak siswa bisa memilah sampah plastik, sampah basah maupun sampah kering.

Diketahui, dari data yang didapatkan tim WN Bengkulu setelah dikonfirmasi ke Kadisdik Kota Bengkulu mengenai kriteria siswa yang mendapatkan bantuan ini adalah siswa yang berprestasi namun kurang mampu. Dan pada kesempatan kali ini, baru dipilih 4 SDN yang ada di Kota Bengkulu yaitu SDN 09 yang berbasis Agama, SDN 07 sebagai sekolah sehat dan penerima sekolah Mandiri berprestasi, SDN 77 Kampung Melayu sekolah besar namun berkemampuan menengah ke bawah, dan SDN 82 yang berada di Hibrida termasuk sekolah berkemampuan menengah ke bawah.

“Sebenarnya semua SDN di Kota Bengkulu ini rata-rata berkemampuan menengah ke bawah, namun kita berikan secara bertahap. Kami berharap kepada semua sekolah yang mau mendapatkan bantuan CSR bisa mengusulkan permohonan untuk mendapatkan bantuan CSR baik tingkat PAUD, SD maupun SMP,” ujar Kadisdik Kota Bengkulu Rosmayeti.

Pihak WN pun menkonfirmasi ke salah satu sekolah yang mendapatkan bantuan laptop dan modem ini, yaitu SDN 77 Kota Bengkulu. Kepala Sekolah Yorsah Nengsih, S.Pd, MM membenarkan bawah siswa dan guru yang mendapatkan bantuan ini benar-benar siswa yang berprestasi namun kurang mampu.(ajh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here