Beranda Sidik Jari Pelaku Ke-3 Pemerasan Kepsek Diciduk Polisi, Pegang Id Card Pers dan LSM

Pelaku Ke-3 Pemerasan Kepsek Diciduk Polisi, Pegang Id Card Pers dan LSM

174
0
BERBAGI

KEPAHIANG, WN – Setelah sebelumnya dua rekannya tertangkap, pelaku ke-3 kasus dugaan pemerasan Kepala SDN 02 Muara Kemumu, berinisial PH (32) akhirnya berhasil dibekuk aparat kepolisian, Selasa malam (10/2).

Diketahui, saat diamankan anggota Satreskrim Polres Kepahiang, pelaku menantang anggota polisi untuk memukul dirinya dan membunuhnya, terlebih saat ditanyai Kasat Reskrim, Iptu Williwanto Malau, S.IK.

Dengan nada suara cukup tinggi PH mengatakan, bahwa tidak ada bukti saat ia diringkus anggota tim Elang Jupi Satreskrim Polres Kepahiang.

“Dengan aku tidak ada BB,” ucap PH. Ia pun kembali mencoba memancing amarah anggota polisi dengan membantah telah meminta sejumlah uang terhadap korbannya.

“Aku tidak pernah minta uang, kalau ndak (Ingin) pukul, pukulah. Mati aku siap, aku tidak ada tanggungan, istri tidak ada, anak tidak ada, matipun aku siap,” katanya dengan nada keras.

Namun, beruntung anggota polisi tak ada yang terpancing dengan ulah PH. Sampai akhirnya PH terdiam kala Kasat Reskrim mengkonfrontir (menyamakan keterangan – red) pada dua rekan PH yang lebih dulu ditangkap, yakni WR (32) dan SA (41), yang mengaku diperintahkan PH untuk mengambil sejumlah uang dari tangan korban. ”Kami korban, kami berdua disuruh (PH) ambil uang tadi,” ujar SA.

Kapolres Kepahiang Polda Bengkulu, AKBP Suparman, S.IK, M.AP saat konferensi pers, Rabu (10/02/21) lalu menjelaskan, ketiga pelaku diringkus dalam operasi tangkap tangan (OTT) atas laporan pemerasan yang dialami Kepsek SDN 02 Muara Kemumu Yoba Ade Ardiansyah (32), warga jalan Pengabdian Kelurahan Padang Lekat Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang.

“Ketiganya ditangkap dalam OTT tadi malam. Setelah kita mendapatkan laporan korban, karena dimintai sejumlah uang oleh para pelaku,” jelas Kapolres.

Menurutnya, modus operandi ketiga pelaku ialah dengan mengancam akan memberitakan kegiatan pembangunan Dana DAK tahun 2019 – 2020 di SDN 02 Kecamatan Muara Kemumu.

Untuk melancarkan aksinya, agar korban terintimidasi PH melengkapi dirinya dengan sebuah kartu pers salah satu media online lokal. Sedang tersangka WR menunjukan kartu anggota salah satu LSM. Ketiga pelaku ditangkap polisi setelah dipancing akan menyerahkan sejumlah uang.

Pelaku WR dan SA berperan mengambil uang dari korban di salah satu tempat makan di Kelurahan Pensiunan atas perintah PH. Korban dan dua orang pelaku bertemu di TKP, waktu mengambil amplop berisi uang itu keduanya langsung disergap polisi.

Sempat terjadi aksi perlawanan karena keduanya berupaya meloloskan diri. Berkat kesigapan anggota yang dipimping langsung kasat Reskrim dan Kasat Intelkam itu, kedua pelaku dapat dibekuk. Kemudian dari keterangan awal WR dan SA diketahui ada pelaku lain yaitu PH.

Anggota lalu bergerak menuju kediaman PH di kawasan Dusun Kepahiang. Tetapi PH cukup gesit hingga mengetahui kedatangan sejumlah polisi ke kediamannya.

“Pelaku sempat melarikan diri dari sergapan polisi, bahkan butuh waktu cukup ekstra untuk membekuk pelaku utama ini sampai sekitar pukul 01.00 WIB baru tertangkap saat pelaku bersembunyi di kawasan lahan persawahan Desa Kuto Rejo Kecamatan Kepahiang,” terang Kapolres.

Diketahui selain ketiga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion Nopol BD 6156 YA, 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter, uang tunai Rp 1,5 juta pecahan seratus ribu sebanyak 15 lembar, 4 unit alat komunikasi HP dan 3 identitas pers dari pelaku.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here