Beranda Daerah Bengkulu Pemdes Kembangsri Diduga Potong Dana Kegiatan Demi Kejar Keuntungan 40 Persen

Pemdes Kembangsri Diduga Potong Dana Kegiatan Demi Kejar Keuntungan 40 Persen

52
0
BERBAGI

BENGKULU SELATAN, WN – Disaat Masyarakat butuh perhatian yang maksimal untuk memulihkan perekonomian ditengah Masyarakat, yang mana dengan adanya pandemi yang mengganggu perputaran ekonomi ditengah Masyarakat. Pemdes Kembangsri disinyalir habiskan anggaran demi mengejar keuntungan 40%.

Dugaan Pemdes Kembangsri yang memotong dana kegiatan dengan dalih pemberian sangat disayangkan, pasalnya anggaran berjalan baru permulaan anggaran sudah dihabiskan, padahal kegiatan masih sangat banyak hingga penerapan dana Desa 100% nantinya.

Kades Kembangsri Alimin saat dikonfirmasi Tim media ini terkait adanya bagi-bagi dana kegiatan sebesar 60%/40% membantah bahwa itu adalah pemotongan ataupun komitmen dengan pihak rekanan, “saya tidak ada melakukan pemotongan ataupun berkomitmen, namun itu adalah murni pemberian jadi saya terima” jelas Alimin.

Sementara itu beberapa rekanan Desa Kembangsri saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa itu adalah komitmen antara pihak Pemdes Kembangsri dengan rekanan yang langsung diterima dan disampaikan Kades sendiri “pemotongan itukan sesuai komitmen awal kita 60% Pemdes 40%, jadi kita legowo saja dari pada kita tidak dapat” terang salah satu rekanan Desa Kembangsri yang namanya enggan disebutkan.

Dengan adanya pernyataan sang rekanan tidak berselang lama sang Kades Kembangsri Alimin langsung menghubungi pihak rekanan “disinyalir untuk memperbaiki kembali informasi yang sempat dikeluarkan biar pihak Pemdes seolah olah tidak salah” hal itu jelas dinyatakan pihak rekanan dengan menghubungi kembali tim media ini dan menyatakan “Kades Kembangsri menghubungi aku, terkait pemotongan tersebut. Memang hal itukan komitmen tapi gak usahlah dinaikkan beritanya gak enak dia sudah menghubungi aku” terang salah satu rekanan sambil tersenyum.

DPMD Kabupaten Bengkulu Selatan yang diwakili Kabid Pemdes saat dikonfirmasi menjelaskan ” semestinya dana kegiatan itu diluar adanya dugaan pemotongan, mestinya belum bisa dihabiskan sebab anggaran publikasi itukan untuk mem bak-up pemberitaan tiap kegiatan hingga akhir tahun, artinya Pemerintah desa harus mengeluarkannya secara berangsur sesuai dengan kegiatan yang sudah berjalan” terang Kabid Pemdes.

Menyikapi hal ini Hotma selaku Ketua LSM KIBAR Kabupaten Bengkulu Selatan angkat bicara “apapun dalih Kades Kembangsri terkait adanya pemotongan sesuai komitmen tersebut atau tidak, hal itu sudah sangat menyalahi, kita lihat saja dengan adanya Pemdes Kembangsri yang memaksakan penghabisan anggaran sementara kegiatan masih sangat banyak itu sudah jadi pertanyaan besar dan menjadi tugas pihak terkait untuk memperhatikan penerapan dana Desa di Desa Kembangsri” jelas Hotma.

Hotma juga menegaskan “pencairan dana Desa sudah jelas ada tahapan pencairan, namun kenapa terkhusus dana kegiatan publikasi itu sudah dapat dicairkan 100%, ini harus jadi perhatian pihak DPMD sebagai Dinas yang melakukan Pembinaan terhadap Desa, berikut juga Inspektorat selaku pengawasan dalam pengelolaan dana Desa,” tegas Hotma.

Dengan adanya berita ini diterbitkan kiranya pihak terkaid dapat melakukan tindakan yang serius terhadap Pemdes Kembangsri yang diduga kuat lakukan kerugian keuangan Desa Kembangsri.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here