Beranda Daerah Bengkulu Polda Bengkulu Tangkap Tersangka Dana Hibah KONI di Jakarta

Polda Bengkulu Tangkap Tersangka Dana Hibah KONI di Jakarta

155
0
BERBAGI

Kerjasama Dengan Polda Metro Jaya

BENGKULU, WN – Setelah sebelumnya sempat dilakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait tindak pidana dugaan korupsi dana hibah KONI Provinsi Bengkulu, pada Senin 8 Maret 2021 oleh Penyidik Subdit Tipikor Direktorat Reskrimsus Polda Bengkulu, Jum’at (07/05/21) lalu mantan Ketua KONI Provinsi Bengkulu Mufran Imron (MI) akhirnya resmi dijemput paksa dari Jakarta dan dibawa ke Bengkulu.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs. Teguh Sarwono, M.Si, melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos, MH, ketika di hubungi via whatsapp Sabtu (9/05/21) membenarkan penangkapan mantan Ketua KONI Provinsi Bengkulu yang telah ditetapkan menjadi tersangka tersebut.

“Setelah dari penyelidikan yang kami lakukan diketahui bahwa terdapat kerugian dana hibah KONI Provinsi sebesar Rp 11 miliar, dan setelah proses penyidikan yang telah diketahui bahwa tersangka paling bertanggung jawab atas kerugian tersebut,” ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu.

Dijelaskan oleh Sudarno, tersangka MI harus dijemput paksa lantaran telah 2 kali mangkir dari pemanggilan selama ditetapkan menjadi tersangka terkait dugaan penyelewengan dana hibah KONI Provinsi Bengkulu.

“Tersangka kami tangkap di hotel dan apartemen Aston Titanium Square Pasar Rebo Jakarta Timur pada hari Jum’at tanggal 05 mei 2021 sekitar pukul 01.15 WIB,” jelas Kabid Humas Polda Bengkulu.

Dikatakannya lagi, dalam proses penangkapan tersangka MI yang bersembunyi di Ibukota Jakarta tersebut dibantu penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya.

“Setelah dijemput di tempat persembunyiannya, tersangka dibawa ke Polda Metro Jaya dan kemudian dibawa ke Bengkulu, sedangkan untuk mencegah penularan Covid 19 yang saat ini masih jadi pandemi mengingat tersangka bersembunyi di Jakarta, begitu sampai ke Bengkulu kami lakukan Rapid Swab Antigen,” kata Sudarno.

Ditambahkan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu, sampai saat ini kepada tersangka MI dilakukan penahanan di Rutan Polda Bengkulu guna mempermudah proses penyidikan dan juga mencegah tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti, mengingat tersangka selama ini tidak kooperatif.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here