Beranda Daerah Bengkulu Polri dan TNI Bubarkan Ratusan Pengunjung di Pantai Batu Kumbang

Polri dan TNI Bubarkan Ratusan Pengunjung di Pantai Batu Kumbang

175
0
BERBAGI

MUKOMUKO, WN – Meskipun Gubernur Provinsi Bengkulu, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A telah melayangkan Surat Edaran (SE) Nomor 003.2/594/BPBD/2021 Tentang Pelaksanaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021 dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Provinsi Bengkulu tertanggal 30 April 2021, yang salah satu poinnya adalah menutup sementara tempat-tempat wisata sejak 12 – 16 Mei 2021, namun masih ada ada saja warga yang nekad memanfaatkan sejumlah tempat wisata untuk bersantai bersama keluarga dalam perayaan Idul Fitri 1442 H.

Untungnya, aparat dengan cepat melakukan patroli sehingga para pengunjung langsung membubarkan diri dan meninggalkan tempat wisata tersebut.

Seperti yang terjadi di tempat wisata Batu Kumbang di Desa Pulau Baru, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko. Diperkirakan kurang lebih 100 orang para pengunjung di pantai tersebut dibubarkan oleh personil Polsek Mukomuko Selatan (MMS) bersama personil Koramil-02/Ipuh saat melakukan patroli, Jum’at, (14/5/2021).

Pantauan media di lokasi, petugas patroli yang dipimpin langsung oleh Kapolsek MMS IPTU Fajri, S.TK, S.IK dengan memberikan aba aba dengan pengeras suara bahwa sesuai SE Gubernur Provinsi Bengkulu menyampaikan dengan tegas agar seluruh pengunjung di pantai wisata Batu Kumbang untuk segera membubarkan diri dan pulang ke rumah masing masing.

Dan akhirnya, tanpa perlawanan sedikitpun, para pengunjungpun akhirnya meninggalkan tempat wisata Batu Kumbang tersebut.

“Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Provinsi Bengkulu Nomor 003.2/594/BPBD/2021 Tentang Pelaksanaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021 dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Provinsi Bengkulu tertanggal 30 April 2021, yang salah satu poin dalam SE tersebut adalah Menutup sementara tempat-tempat wisata dari tanggal 12 sampai dengan 16 Mei 2021, kepada para pengunjung kami tegaskan agar segera meninggalkan tempat wisata.” demikian disampaikan Petugas patroli. (hbn/asp).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here