Beranda Daerah Bengkulu Raih 29 Suara, Undang Sumbaga Resmi Ketum Baru HIPMI Bengkulu

Raih 29 Suara, Undang Sumbaga Resmi Ketum Baru HIPMI Bengkulu

261
0
BERBAGI

BENGKULU, WN – Musyawarah Daerah (Musda) XIV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Kamis (8/4) malam, akhirnya menetapkan Undang Sumbaga sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Provinsi Bengkulu periode 2021-2024, setelah berhasil mengungguli dua calon lainnya, Yoga Pratama dan Melisa Oksadian dengan raihan total 29 suara.

Undang Sumbaga (kiri)

Pasca terpilih, Undang yang sebelumnya mendapatkan dukungan dari 5 Badan Pengurus Cabang (BPC) untuk maju sebagai calon ketua, yakni BPC HIPMI Seluma, Kaur, Mukomuko, Lebong, dan Kota Bengkulu ini telah mencanangkan sejumlah program, salah satunya yaitu mencetak 5 ribu pengusaha baru.

“Sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, selain melakukan konsolidasi internal, kami juga akan bersinergi dengan Pemerintah Daerah se-Provinsi Bengkulu dalam pembinaan dan peningkatan daya saing UMKM dengan target mencetak lima ribu pengusaha baru, agar tercipta lapangan kerja baru,” ujar bos Central Elektro ini.

Tak hanya itu, ia juga sudah menargetkan pengembangan potensi kelautan dan kemaritiman hingga ke Pulau Enggano, serta merencanakan pendirian pabrik es di 3 titik, yaitu di Kabupaten Mukomuko, Kota Bengkulu, dan Kaur.

“Ini PR kita ke depan. Semua BPC akan dilibatkan untuk berkontribusi bersama guna membangun kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, termasuk tiga program jangka pendek yang segera direalisasikan, yaitu mendirikan Sekretariat HIPMI permanen, pendataan UMKM, serta mengidentifikasi wisata-wisata alam yang berpotensi dikembangkan,” jelas Undang.

Sidang Alot, Yuan Degama Dinyatakan Demisioner

Sementara itu sebelumnya, proses pemilihan ketua HIPMI ini diketahui sempat alot dan banyak terjadi perdebatan sengit antar peserta sidang hingga malam hari melebihi waktu sidang yang telah dijadwal panitia.

Meski begitu, status Ketum periode 2017-2020 Yuan Degama dan kepengurusannya akhirnya resmi dinyatakan demisioner oleh pimpinan sidang, setelah laporan pertanggungjawabannya diterima seluruh peserta sidang, yang ditandai dengan penyerahan Pataka secara simbolis dari Ketua demisioner kepada pimpinan sidang.

“Laporan pertanggungjawaban pengurus lama diterima semua peserta Musda dan malam ini kepengurusan dinyatakan demisioner,” kata Pimpinan Sidang I Herwan Saleh.

Menurut Herwan, sidang dilanjutkan pasca diskor istirahat Maghrib. Diakuinya memang terjadi perdebatan sengit selama sidang berlangsung, yang mengakibatkan sidang beberapa kali terpaksa diskor.

“Dinamika demokrasi berlangsung dinamis, semoga keputusan yang dihasilkan bisa membawa manfaat untuk organisasi ini,” ujar Ketua OKK HIPMI Kabupaten Seluma ini kepada awak media Wajah Nusantara (WN) di sela-sela break.

Selain itu Herwan juga berharap, agar ke depan HIPMI mampu mengayomi para usahawan muda atau baru di Provinsi Bengkulu, serta mensupport kemajuan iklim usaha agar lebih menggeliat khususnya di masa pandemi seperti sekarang ini.

Gubernur Rohidin Tekankan Pentingnya Kolaborasi HIPMI Dengan Pemerintah

Diketahui, agenda yang digelar di Ballroom Hotel Mercure Bengkulu ini dibuka resmi oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

Dalam sambutannya, Rohidin mengatakan bahwa di era persaingan usaha global terlebih di tengah pandemi Covid-19 saat ini, kolaborasi menjadi sangat penting dilakukan. Baik antar pengusaha, pemerintah, perguruan tinggi dan media, baik dalam sisi internal maupun eksternal organisasi HIPMI itu sendiri.

“Jadi ketika investor datang, maka pelaku usaha muda Bengkulu itu bisa menjadi mitra dan berkolaborasi. Jangan hanya jadi penonton apalagi menjadi broker,” jelas Gubernur Bengkulu ke-10 ini.

Menurut Rohidin, sangatlah penting berkolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten-kota agar daya ungkit perekonomian UMKM lokal bisa semakin dioptimalkan dan muaranya pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

“Ini yang terpenting, bagaimana kontribusi HIPMI di Bengkulu berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sekaligus menggerakkan simpul-simpul ekonomi masyarakat mulai dari hulu hingga ke hilir dengan mengedepankan kearifan lokal,” pungkasnya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here