Beranda Daerah Bengkulu Sempat Memicu Korban, DPRD BU ‘Kecam’ Buruknya Infrastruktur dan Drainase Kota Argamakmur

Sempat Memicu Korban, DPRD BU ‘Kecam’ Buruknya Infrastruktur dan Drainase Kota Argamakmur

127
0
BERBAGI
Genangan Air di Kota Argamakmur (dok/net)

Dinas PUPR Janji Segera Selesaikan

BENGKULU UTARA, WN – Ketua Komisi III DPRD Bengkulu Utara (BU), Hasdiansyah saat hearing usai rapat Paripurna Senin (24/5) lalu, menyoroti buruknya akses jalan dan drainase di jantung kota Argamakmur.

Menurutnya, banyaknya akses jalan dalam Kota Argamakmur yang mengalami kerusakan dinilai tidak layak untuk dilakukan patching (tambal sulam). Kondisi ini diperparah dengan buruknya sistem drainase. Politisi Gerindra ini meminta Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten BU, dapat segera menyikapi permasalahan ini, karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

“Memang benar saat ini masih ada beberapa ruas jalan yang berada di tengah pemukiman masyarakat rusak dan berlubang,” ujarnya. Hasdiansyah juga menyebutkan, kerusakan Jalan Karang Indah sempat memicu korban.

“Apakah harus menunggu ada korban yang meninggal dunia (MD) ?,” tanya dia. Selain itu menurut Hasdiansyah, kerusakan jalan di Pasar Purwodadi dinilai tak layak lagi untuk dilakukan tampal sulam, melainkan harus dibangun dengan hotmix baru agar tidak mudah hancur.

Ditambahkan Hasdiansyah, terkait buruknya infrastruktur drainase dalam kota, ia meminta pihak Dinas PUPR yang memiliki Satgas Drainase di Bidang Cipta Karya untuk bisa memberdayakan timnya. “Alangkah baiknya kalau satgasnya diberdayakan dan kalau ada anggarannya kenapa tidak dikucurkan, ini keluhan serta masukan masyarakat,” bebernya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Heru mengatakan, DPUPR telah berupaya ke pusat agar jalan dalam Kota dapat di Hotmix. Keterbatasan anggaran lantaran refocusing, pihaknya hanya mampu melaksanakan sebatas tambal sulam saja.

Sementara, terkait Satgas drainase, ia mengaku kalau pihaknya tidak memiliki anggaran dan hanya sebatas pembayaran honor Satgas. Adapun penyebab drainase di lingkungan Pasar Purwodadi tersebut adalah akibat dari tertimbunnya saluran tersebut oleh material dari depan Toko Sejahtera menuju ke Pasar Purwodadi.

“Kalau menggunakan tenaga Satgas tidak memungkinkan, jadi kami akan berusaha meminjam alat (Backloader escafator kecil) untuk menggali timbunan material yang sangat padat di dalam irigasi tersebut, yang mungkin disengaja oleh oknum – oknum tertentu untuk menimbun saluran tersebut, dan itu merupakan target kami untuk membersihkan siring – siring yang tersebar di dalam Kota Argamakmur agar tidak ada genangan air di tengah jalan Pasar Purwodadi, dan benar adanya apabila genangan air di jalan akan mempengaruhi mutu Hotmix tersebut, jadi kami akan berupaya membersihkan timbunan yang menutupi saluran tersebut,” pungkas Kadis PUPR.(ris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here