Beranda Daerah Bengkulu Tindaklanjuti Instruksi Kapolri, Tim Cobra Polres Mukomuko Gelar Patroli Berantas Premanisme dan...

Tindaklanjuti Instruksi Kapolri, Tim Cobra Polres Mukomuko Gelar Patroli Berantas Premanisme dan Pungli

147
0
BERBAGI
Patroli tim Cobra Polres Mukomuko

MUKOMUKO, WN – Tim Cobra Samapta Polres Mukomuko menggelar giat patroli dalam rangka pemberantasan premanisme dan praktek pungli di lokasi jembatan rusak pantai abrasi Air Punggur, Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Mukomuko Kota, Sabtu (12/6/2021).

Diketahui, kegiatan patroli yang dipimpin oleh Aipda Verdie Andika bersama 8 anggota lainnya masing-masing adalah Bripka Arman Wahyudi, Bripka Yoko Lesmana, Briptu Roy Ayul Mulyadi, Briptu Lamhot Situmorang, Briptu Rocky Putra, Briptu Reki Lorenza, Bripda Robby Iwaldi dan Bripda Adri Benaldy ini, adalah guna menindaklanjuti instruksi Kapolri terkait pemberantasan kejahatan premanisme dan praktek pungli.

Pantauan di salah satu lokasi wisata

Kapolres Mukomuko AKBP Andy Arisandi, SH, S.IK, MH didampingi Kasat Samapta Polres Mukomuko, Iptu Fredy Hutabarat saat dikonfirmasi melalui Aipda Verdie Andika Minggu, (13/6/2021) sore membenarkan hal tersebut.

Dijelaskan Verdie, giat patroli ini dilakukan karena pihaknya kerap dapat laporan dari masyarakat bahwa di lokasi diduga rawan premanisne dan praktek Pungli. Namun, menurutnya tim patroli setibanya di lokasi, tidak menemukan adanya premanisme maupun praktek Pungli, yang ada hanya ada beberapa warga ditemukan di jembatan yang mengaku sebagai penjaga jembatan tersebut.

“Tim Cobra dengan tegas mengingatkan penjaga jembatan itu untuk tidak melakukan Pungli kepada pengendara yang melintasi di jembatan tersebut, kecuali inisiatif sendiri oleh para pengendara itu yang memberikan, maka kita tidak bisa melarang. Selain itu, kita juga menghimbau mereka agar memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga ia menyampaikan, pihaknya juga kerap mendapat laporan dari masyarakat, bahwa di lokasi jembatan yang sudah usang ini, diduga sering dijadikan tempat nongkrong dan memadu kasih oleh para pemuda-pemudi Kabupaten Mukomuko. Tentu lanjut Verdie, perbuatan seperti itu mengundang para pelaku pemerasan untuk melancarkan aksi mereka dengan dalih akan melaporkan perbuatan mesum korban kepada masyarakat.

“Menghindari hal tersebut, pasukan backbone sapaan akrab anggota Samapta akan terus aktif melakukan patroli di lokasi tersebut serta akan mengingatkan masyarakat sekitar. Terkhusus untuk muda-mudi, petugas tidak segan untuk membubarkan dan memerintahkan mereka langsung pulang ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Verdie juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110 apabila menerima perlakuan yang meresahkan dari oknum-oknum tertentu. “Sudah ada aplikasi 110 dan Dumas Presisi, apabila ada masyarakat yang mengalami gangguan terkait Kamtibmas dan kriminalitas, bisa hubungi nomor tersebut agar bisa segera direspon oleh kepolisian,” pungkas Verdie.(asp/hbn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here