Beranda Daerah Bengkulu Viral Tolak Lansia Berobat, Kapus Beringin Raya Dicopot Walikota

Viral Tolak Lansia Berobat, Kapus Beringin Raya Dicopot Walikota

87
0
BERBAGI
Puskesmas Beringin Raya (dok/net)

Plt.Kadinkes ‘Bela’ Kapus : “Hanya Miskomunikasi Petugas dan Pasien”

BENGKULU, WN – Dinilai memberikan pelayanan yang kurang baik terhadap masyarakat, Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Beringin Raya, Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu, Mardiah langsung dicopot oleh Walikota Bengkulu Helmi Hasan, Sabtu (28/8/21) lalu.

Hal ini berdasarkan surat Keputusan yang ditandatangani Walikota Bengkulu Nomor 880/332 Tahun 2021 tentang pemberhentian Kepala Puskesmas (Kapus) Mardiah, Amd.Keb, SKM dari jabatan Kepala UPTD Puskesmas Beringin Raya pada Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.

Surat Keputsan Walikota terkait pemberhentian Kapus Beringin Raya

Langkah tegas Helmi Hasan ini diambil pasca menerjunkan tim melakukan penyelidikan terhadap kasus yang berawal dari laporan masyarakat, terkait adanya pasien berusia 70 tahun yang ditolak berobat oleh pihak Puskesmas dan akhirnya viral di media sosial, Jumat (27/08/2021) lalu.

“Nenek saya ditolak berobat, padahal nenek saya bersedia membeli obat secara umum,” ungkap Toto Suprapto, cucu korban.

Dijelaskan Suprapto, sebelumnya orangtuanya yang telah berumur 70 tahun tersebut berniat berobat di Puskesmas Beringin Raya menggunakan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, namun ditolak dengan alasan kartu tak sesuai domisili.

Namun, setelah mengajukan diri menggunakan layanan umum, petugas Puskesmas ternyata juga tetap menolaknya hingga akhirnya orangtua Suprapto memilih berobat di Puskesmas Kecamatan Ratu Agung, Kelurahan Pematang Gubernur yang jaraknya cukup jauh ditempuh. “Ini cukup jauh dari tempat tinggal saya,” katanya.

Menanggapi ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bengkulu, Sri Martiani membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya hal itu lantaran miskomunikasi antara petugas Puskesmas dengan pasien.

Namun berbeda dari pernyataan Kadinkes, keluhan Suprapto ini justru diapresiasi oleh anggota DPRD Kota Bengkulu Dediyanto, yang menilai pelayanan Puskesmas yang tak  sesuai dengan visi walikota perlu dievaluasi. “Sudah tepat diberhentikan. Info yang saya dapat, memang pelayanannya selama ini juga kurang ramah,” kata Dediyanto.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here