Beranda Daerah Bengkulu Warga Keluhkan Hancurnya Jalan Kampung Bali, Walikota : Itu Kewenangan Provinsi !!

Warga Keluhkan Hancurnya Jalan Kampung Bali, Walikota : Itu Kewenangan Provinsi !!

86
0
BERBAGI
Walikota Bengkulu, Helmi Hasan

Kadis PU Provinsi : Tunggu Anggaran Turun, Akan Kita Perbaiki !!

BENGKULU, WN – Beberapa waktu lalu warga Kota Bengkulu sempat mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah di Kelurahan Kampung Bali. Banyaknya lubang di jalan ini dirasa sangat mengganggu pengendara yang sedang melintas dan tak jarang mengakibatkan kecelakaan lalu-lintas.

Keluhan warga ini diposting oleh akun instagram @bengkuluinfo dengan dialek Bengkulu. “Cak ikolah kondisi jalan tengah kota, tepatnyo dekek SPBU Kampung Bali. Hati hati ajo untuk sanak Bi yang melintas jalan itu,” tulisnya, Sabtu (14/8).

Pengaduan warga di media sosial IG (doc/net)

Postingan tersebut pun mendapat banyak tanggapan dari netizen. Netizen menyesalkan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki. Apalagi jalan tersebut berada di Ibukota Provinsi Bengkulu di tengah-tengah Kota.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Bengkulu Helmi Hasan angkat bicara, melalui akun instagram, dirinya mengatakan bahwa jalan yang rusak tersebut bukanlah kewenangan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melainkan Pemprov Bengkulu.

“Kampung Bali dan Hibrida kewenangan Provinsi. Dan Kota sudah menyampaikan kondisi jalan tersebut ke Pak Gubernur, semoga Allah SWT tolong kita dalam menggapai ridho dan ampunannya,” tulis akun instagram @helmihasanofficial.

Hal ini juga disampaikan Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, ia menegaskan jalan tersebut adalah jalan provinsi. Artinya kewenangan perbaikan jalan tersebut berada di Pemprov Bengkulu. “Itu jalan Provinsi,” singkatnya.

Sementara itu, tanggapan lain datang dari Ketua F-PAN DPRD Kota Bengkulu, Kusmito Gunawan sangat berharap Pemprov Bengkulu segera melakukan perbaikan jalan tersebut. Sebab, banyak kecelakaan yang terjadi akibat hancurnya jalan tersebut. “Kami berharap Pemprov Bengkulu segera merespon ini. Apalagi jalan ini berada di tengah kota, yang merupakan wajah dari bagus atau buruknya Provinsi Bengkulu,” ungkapnya.

Pemkot Bengkulu sendiri, kata mantan Dosen FH UNIB itu, memiliki program 1000 jalan mulus. Tapi, pemkot tak memiliki kewenangan untuk memperbaiki jalan tersebut. “Karena jalan itu aset provinsi, maka kewenangannya ada di Pemprov. Ketika itu diperbaiki dengan anggaran kota, maka itu akan menyalahi aturan,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis-PUPR) Provinsi Bengkulu, Mulyani Toha menegaskan bahwa jalan tersebut memang kewenangan Pemprov Bengkulu.

Menurutnya, pihaknya akan segera turun langsung ke lokasi dan mengklarifikasi hal ini dengan warga setempat. Ia juga menilai penyebab rusaknya jalan ini tidak lain karena terus menerus tergenang air limbah rumah tangga warga sekitar

“Nanti saya yang klarifikasi dengan warga, agar warga tidak ngeluh, dibuat air pembuangannya jangan sampai ke jalan. Kalau dari masyarakat sendiri yang air pembuangannya dari rumah warga ke jalan itu bagian dari salah satu penyebab jalan rusak,” jelasnya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here