Beranda Daerah Bengkulu Warga Kota ‘Berburu’ Vaksin, Seratus Dosis Habis Kurang Dari 2 Jam

Warga Kota ‘Berburu’ Vaksin, Seratus Dosis Habis Kurang Dari 2 Jam

164
0
BERBAGI
Puskesmas Jalan Gedang Kota bengkulu (doc/WN)

Yeni : Alokasi vaksin terbatas sementara animo warga tinggi

BENGKULU, WN – Tingginya animo masyarakat untuk melakukan vaksinasi dalam beberapa minggu terakhir, membuat pihak penyelenggara atau petugas vaksinasi gratis di Kota Bengkulu cukup kewalahan.

Pasalnya, jumlah warga yang berbondong-bondong datang tidak sebanding dengan alokasi (stok) vaksin yang telah disiapkan di beberapa tempat. Salah satunya seperti yang terjadi di Puskesmas Kelurahan Jalan Gedang.

Agenda yang digagas TNI-Polri ini seyogianya dijadwalkan berlangsung selama 3 hari, mulai 9 – 11 Juli 2021. Namun, akibat banyaknya warga yang datang, kegiatan ini terpaksa hanya bisa dihelat satu hari saja akibat stok vaksin sudah habis di hari pertama, bahkan sebelum pukul 10.00 WIB atau kurang dari dua jam sejak awal pembukaan kegiatan vaksinasi tersebut pukul 08.00 WIB.

Alhasil, banyak masyarakat yang kecewa dan akhirnya terpaksa harus ‘berburu’ keliling Kota mencari lokasi vaksinasi lain yang digelar bersamaan saat itu. Hal ini dibenarkan Kepala Puskesmas Jalan Gedang melalui Kepala Tata Usaha (TU) Yeni saat diwawancarai awak media wajahnusantara.com, Sabtu (10/7) kemarin.

Kepala TU Puskesmas Jalan Gedang, Yeni

Menurut Yeni, dalam kegiatan ini pihaknya hanya diberi alokasi sekitar 100 lebih dosis vaksin untuk seratusan warga. Namun karena infonya sudah menyebar di media sosial beberapa hari sebelum pelaksanaan, maka membuat warga Kota Bengkulu dari berbagai tempat berduyun-duyun datang dan di luar perkiraan.

“Iya benar, stok kita terbatas, cuma dikasih alokasi seratusan dosis dari sananya, dan itu langsung habis dalam 1 hari sebelum siang, sehingga banyak warga harus gigit jari karena tidak kebagian, untuk itu kami mohon maaf karena memang soal alokasi itu di luar kewenangan kami,” ujar Yeni.

Ditambahkannya, di hari kedua pihaknya bahkan harus menempel pengumuman di dinding Puskesmas bahwa sudah tidak ada vaksin lagi, agar warga tidak terus berdatangan. Terbatasnya stok vaksin ini juga dinilainya guna menghindari kerumunan massa.

Pengumuman yang dipasang petugas 

“Vaksinasi itu sangat penting untuk meminimalisir penularan Covid-19, apalagi sekarang sudah ada varian baru, jelas ini cukup mengkhawtirkan bagi masyarakat, sehingga wajar kalau animo masyarakat mulai ada peningkatan signifikan mencari vaksin,” terangnya.

Dijelaskan Yeni lagi, dalam waktu dekat pihaknya direncanakan akan kembali melakukan pelayanan vaksinasi gratis, namun menurutnya belum bisa dipastikan waktu serta alokasi vaksin yang bakal diterima.

“Kemungkinan dalam waktu dekat, tapi belum tahu berapa jumlah vaksin yang akan kita dapat. Nanti akan kami infokan kembali bila memang sudah ada kepastian,” jelas Yeni sembari menghimbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan 3M demi melindungi diri dan keluarga dari ancaman covid-19 ini.

Terpisah, Anwar, salah seorang warga yang datang ke Puskesmas Jalan Gedang, mengaku kesulitan untuk mendapatkan vaksin karena selalu kehabisan. Menurutnya, sebelum ke Puskesmas Jalan Gedang ini, dirinya sudah berkeliling ke lokasi-lokasi lain tempat digelarnya vaksinasi gratis serentak ini, seperti rumah sakit DKT dan beberapa puskesmas lain.

“Iya, sudah keliling, tapi penuh semua (cukup orang, red), hingga akhirnya kesini (puskesmas Jalan Gedang, red) ternyata sudah habis juga, mungkin nanti cari lagi di tempat lain,” pungkasnya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here